logo

Pandemi Covid -19 Di Jakarta Belum Landai, Adi Kurnia Minta Masyarakat Tidak Abai Prokes

Pandemi Covid -19 Di Jakarta Belum Landai, Adi Kurnia Minta Masyarakat Tidak Abai Prokes

Politisi Partai Gerindra anggota Komisi B DPRD DKI Adi Kurnia Sandi didampingi istri tercinta membagikan santunan keoada anak yatim menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 hijriah di pendopo Aksi, Jalan Mushola, Kampung Tengah, Kramatjati, Minggu (9/5/2021).
10 Mei 2021 00:26 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Panyebaran virus Corona Wuhan di Jakarta belum landai. Masyarakat diminta jangan abai, dan meremehkan virus yang dapat mematikan itu.

"Masyarakat bersama pemerintah, pemerintah daerah (Pemda) dunia swasta dan semua pihak harus kerja keras, gotong royong menanggulangi pandemi Covid-19 ini," ujar anggota Komisi B DPRD DKI Adi Kurnia Setiadi kepada wartawan di Pendopo Sahabat Aksi Jalan Mushola, Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (9/5/2021).

Legislator dari Partai Gerindra ini melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah ( SosPer) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pelaksanaan Sosialisasi Perda dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti, menggunakan masker, menjaga jarak, serta penyediaan sarana cuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Di depan puluhan relawan, tokoh masyarakat dan wartawan, Adi menambahkan, masyarakat perlu terus mematuhi prokes dan saling mengingatkan satu dengan lainnya agar terhindar dari penularan Covid-19.

"Sebagai penyintas Covid-19, saya mengajak masyarakat untuk betul-betul mematuhi prokes. Jangan abai, karena Covid -19 itu benar ada dan membahayakan," katanya.

Adi mengingatkan, warga yang sudah divaksin Covid-19 untuk tidak terlena dan menganggap semua sudah beres. Wajib hukumbya menjaga prokes. Sehingga, kasus Covid-19 yang belum melandai di Jakarta bisa menurun.

"Ayo kita dukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Bagi yang sudah divaksin tetap patuhi prokes," ucapnya. Ia berharap, pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar semua aktivitas, termasuk perekonomian kembali normal.

"Kita harus tetap semangat, semoga pandemi ini segera berakhir," ungkapnya. Adi juga mengingatkan agar masyarakat mematuhi kebijakan larangan mudik yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Mari kita taati kebijakan ini sebagai ikhtiar bersama untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran Covid-19 dalam masa Lebaran," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Abdul Azis menyambut baik dengan adanya sosialisasi Perda tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 ini.

"Sosialisasi ini menambah wawasan dan pengetahuan kita, terutama mengenai Covid-19. Terima kasih Pak Adi Kurnia Setiadi dan para narasumber," tuturnya lagi.

Usai sosialisasi Perda tentang Penanggulangan Covid-19, Adi didampingi sejumlah tokoh masyarakat berbuka puasa bersama. Dilanjutkan acara santunan anak yatim.

Sebamyak 100 anak yatim dari perwakilan wilayah Kecamatan Kramatjati, Duren Sawit dan Matraman mendapatkan santunan uang dan makanan. " Adi Kurnia tidak berubah, tetap konsisten dengan visi dan misi saat kampanye. Yakni berbuat sosial untuk masyarakat kecil," katanya.

Ia memaparkan gaji sebagai anggota DPRD hamya Rp 80 jutaan, tidak cukup untuk membiayai kegiatan sisial, khususnya operasional mobil ambulan, sopir, sumbangan bagi keluarga yang meninggal dunia.

 Tiga mobil ambulance setiap hari beroperasi melayani orang sakit, meninggal dunia. Membantu warga yang kurang mampu agar tidak terbebani biaya pemakaman, kain kafan, biaya pemandian jenazah dan lain-lain," tutur Adi lagi. ***