logo

Jokowi Absen Mudik, Tak Gelar Bukber, Tak Ada Open House Idul Fitri

Jokowi Absen Mudik, Tak Gelar Bukber, Tak Ada Open House Idul Fitri

Foto: YouTube.
09 Mei 2021 23:05 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Hari ini, 1389 juta dosis vaksin siap pakai AstraZeneca tiba di Indonesia. Secara keseluruhan Indonesia telah mengamankan 75,91 juta dosis vaksin dari Sinovac, AstraZeneca dan SinoPharm.

"Meski ada vaksin, saya berharap masyarakat tetap waspada dan memenuhi protokol kesehatan. 

Pandemi masih mengancam, mari menahan diri demi keselamatan bersama," tulis Presiden Joko Widodo (Jokowi) di akun pribadi Twitternya, Minggu (09/05/2021).

"Covid-19 masih mengancam. Jangan lengah, tetap waspada," ungkapnya pula.

Sementara itu Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan, Presiden Jokowi bersama seluruh anggota Kabinet Indonesia Maju tidak akan mudik pada Lebaran 2021.

Presiden Jokowi dan seluruh Kabinet Indonesia Maju juga tidak mudik Lebaran, diikuti seluruh pejabat di Pusat dan di daerah," kata Fadjroel dalam keterangannya, Sabtu (8/5/2021).

Meski tidak mudik, baik Presiden Jokowi maupun seluruh jajaran kabinetnya tidak akan menggelar acara open house saat Lebaran nanti. "Juga tidak ada acara berbuka puasa dan open house Idul Fitri," ungkap Fadjroel.

Dia menjelaskan larangan mudik dan keputusan tak  menggelar open house sebagai bentuk menekan penyebaran Covid-19. "Mari bergotong-royong melawan pandemi Covid-19. Pemerintah tidak mungkin sendirian," kata Fadjroel.

Ajakan Tak Mudik

Presiden Jokowi kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak pulkam (pulang kampung) alias mudik lebaran. Meski mudik sudah menjadi tradisi saat Hari Raya Idul Fitri namun tahun ini keinginan pulkam  harus ditahan.

"Pandemi masih mengancam. Mari menahan diri demi keselamatan bersama," tulis Jokowi di akun instagram pribadinya.

Selain tulisan, Jokowi mengunggah gambar komik strik tentang percakapan dua warga terkait larangan mudik. Dalam komik itu digambarkan mudik dan berkumpul menciptakan 

Menurut Jokowi, larangan mudik untuk menghindari kerumunan di kampung halaman yang berpotensi bisa menularkan Covid-19 kepada keluarga dan handai tolan di kampung halaman.

"Covid-19 masih mengancam, jangan lengah, tetap waspada," tegas Jokowi. ***

Editor : Pudja Rukmana