logo

Menaker Tinjau Kelompok Wirausaha Yang Mampu Bertahan Di Masa Pandemi

Menaker Tinjau Kelompok Wirausaha Yang Mampu Bertahan Di Masa Pandemi

Menaker Ida Fauziyah (kiri) tengah mengamati ecoprint produk Sekar Langit Bajong, Purbalingga.(foto,ist)
04 Mei 2021 00:34 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - PURBALINGGA: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meninjau penerima program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Tenaga Kerja Mandiri (TKM), di Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (3/5/2021).

Penerima program itu, atas nama Kelompok Wirausaha Baru Ecoprint Sekar Langit Bajong, Purbalingga. Menaker menyempatkan diri berbincang-bincang dengan para pengrajin ecoprint, serta mengaku senang melihat kain ecopriont yang pewarnaannya menggunakan bahan alami tersebut.

“Alhamdulilah kami sudah melihat-lihat produksi ecoprint dari ibu-ibu ini. Produknya bagus-bagus. Kami juga senang karena mereka sudah mulai merasakan manfaatnya secara ekonomi,” tuturnya.

Dikatakannya, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan dan sosial, tetapi juga perekonomian nasional. Di tengah kondisi yang tidak stabil itu, pemerintah langsung bergerak, memberikan bantuan di anatarnya kepada kelompok wirausaha agar usahanya tetap bertahan.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan mendorong para pengrajin agar usahanya berkembang. Pemerintah akan memfasilitasi mereka berupa pelatihan, seperti pelatihan digital marketing.

“Kita fasilitasi mereka untuk menjual, memasarkan produk ini. Pelatihan digital marketing sangat dibutuhkan oleh mereka. Kita nanti dorong agar mereka juga mendapatkan akses kredit, KUR misalnya,” terangnya.

Menaker mendorong pula, agar para pengrajin ecoprint menjadikan Purbalingga sebagai pusat ecoprint di Jawa Tengah. Apalagi, wirausaha ecoprint ini banyak peminatnya.

“Saya kira kalau ini bisa berjalan di semua kecamatan di Purbalingga bisa menjadi icon baru. Purbalingga menjadi icon atau sentra ecoprint di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Wirausaha Baru Ecoprint Sekar Langit Bajong, Siti Sri Hidayati menyampaikan rasa terima kasihnys kepada pemerintah, atas bantuan untuk memberdayakan masyarakat melalui kegiatan wirausaha.

"Dari kelompok Sekar Langit mengucapkan terima kasih kepada pemerintah. Dengan adanya ini bertambah ilmu dan juga pemanfaat sumberdaya, baik manusia maupun alam," tutur Siti.

Namun, dia mengaku hingga kini pemasarannya masih terkendala terkait digital marketing. Selain itu, persoalan yang masih menjadi kendala adalah ketiadaannya designer baju.

"Jadi nanti harus diselenggarakan pelatihan IT, terutama designer baju. Ini kan anggota kelompoknya usianya sudah sepuh-sepuh," tuturnya.***

Editor : Markon Piliang