logo

Rektor IAIN Sorong: Tugas Perguruan Tinggi, Pengabdian Dan Penelitian

Rektor IAIN Sorong: Tugas Perguruan Tinggi, Pengabdian Dan Penelitian

Istimewa
17 April 2021 23:57 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - SORONG:  Rektor IAIN Sorong, Dr. Hamzah Khaeriyah, mengatakan,tugas perguruan tinggi di bumi ini termasuk Indonesia adalah melakukan pengabdian dan penelitian guna meningkatkan kesejahteraan bangsa dan negara di berbagai bidang.

Sebagaimana, Allah Swt yang berfirman dalam kitab- Nya,“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (58:11). Shalawat beserta salam selalu ter-curah kepada Nabi Muhammad Saw yang telah mewariskan kepada kita dua pusaka, Al-Qur’an dan Sunnahnya.

Bangsa Indonesia belakangan ini, khususnya dunia perguruan tinggi melakukan berbagai metode ilmiah untuk menciptakan ilmu pengetahuan bermanfaat. Untuk itu,  sebagai bekal dan pedoman dalam mengarungi berbagai dimensi kehidupan, salah satu di antaranya adalah aspek akademis.

IAIN Sorong, menjadikan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai  bagian dari Tridharma perguruan tinggi yang harus dilaksanakan. Dalam sejarah peradaban dan intelektual Islam, pendidikan, penelitian, dan PkM bukanlah hal yang baru.

 Ketiganya telah lama menjadi kriteria kecendekiawanan seorang ‘Alim (ilmuan). Al-Ghazali dalam Ayyuha al- Walad menegaskan, “Ilmu tanpa amal adalah kegilaan, dan amal tanpa ilmu tak akan membuahkan hasil.

” Amal yang dimaksud adalah penelitian (al- bahts) dan pengabdian kepada masyarakat (indzar al-qawm). Para dosen IAIN Sorong, menyadari  pentingnya hubungan ketiga unsur ini karena  Allah Swt merangkumnya dalam 11:122.

Dalam upaya  mewujudkan pembangunan yang maju dan harmonis di Papua Barat, maka setiap pengabdian masyarakat harus memperhatikan metodoligi ilmiah, berdasarkan ilmu pengetahuan  dunia dan akhirat, tentunya.

Karena itu, IAIN Sorong, melakukan pengaturan dan penertiban (tandzhim) darma penelitian dan PkM agar berkualitas, efektif, tepat sasaran, dan berdampak positif kepada lembaga. Utamanya kepada masyarakat Papua Barat dan bangsa secara keseluruhan.

Lembaga perguruan tinggi , kata Dr. Hamzah Khaeriyah, langkah awal dalam merealisasikan hal di atas adalah dengan menerbitkan “Standar Mutu” Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

 Dalam penerapannya, standar ini harus diimplementasikan beriringan dengan standar/pedoman yang berkaitan seperti monitoring dan evaluasi (monev) penilitian dan PkM dan seterusnya.

Hal  tersebut,  harus menjadi perhatian utama dan prinsip kerja seluruh civitas akademika, terutama lembaga pengelola penelitian dan PkM, demi terciptakannya sistem mutu yang baik dan prima.

Sebuah standar ditetapkan, lanjut DR. Hamzah,  untuk dilaksanakan sebaik-baiknya, dan jika terdapat perbaikan dan penyesuaian di kemudian hari, maka standar  terbuka untuk direvisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Karena pentingnya  pengabdian dan penelitian,  maka  IAIN Sorong, menggunakan standar. Maksudnya, agar  hasil penelitian, dapat digunakan oleh peneliti lain atau lembaga dan negara dalam upaya  mempercepat pembangunan di Papua Barat,”katanya. ***

 

Editor : Gungde Ariwangsa SH