logo

Sepanjang 2020, Laba Bersih Bank Jatim Tembus Rp1,49 Triliun

Sepanjang 2020, Laba Bersih Bank Jatim Tembus Rp1,49 Triliun

14 April 2021 13:51 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) menyebut Tahun 2020 sebagai tahun yang berat bagi industri perbankan. Tapi era Covid-19 tersbeut, perbankan plat milik Pemprov Jatim ini masih mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif dibandingkan tahun sebelumnya (YoY).

Menurut Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, dibandingkan dengan kinerja industri perbankan secara nasional dan regional Jawa Timur, pertumbuhan kinerja bank yang dinahkodainya juga berada diatas pertumbuhan rata rata. "Kami juga optimis bisa mencapai target kinerja keuangan yang baik di tahun 2021," ujarnya, Rabu (14/4/2021).

Dalam analyst meeting untuk memaparkan kinerja keuanganTahun Buku 2020 (audited) melalui zoom meeting, Busrul Iman menyebut kinerja keuangan Tahun Buku 2020 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (YoY).

Berdasarkan kinerja Desember 2020, aset Bank Jatim tercatat Rp83,62 triliun atau tumbuh 9,00%,laba bersih Rp1,49 triliun atau tumbuh 8,17% (YoY). Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) selama TahunBuku 20210 mencatatkan pertumbuhan 13,08% (YoY) yaitu sebesar Rp68,47 triliun.

Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut, kata dia,  menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim mmeningkat. Sementara dari sisi pembiayaan, kali ini Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan kredit yang tumbuh 8,16% (YoY) atau sebesar
Rp41,48 triliun.

Kredit di sektor konsumsi disebut menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp24,35 triliun atau tumbuh 5,42% (YoY). Diikuti oleh kredit komersial sebesar Rp10,33 triliun atau tumbuh 11,95 dan kredit di sektor UMKM sebesar 6,80 Triliun.

Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Desember 2020 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar18,77 %, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,55 %, dan Return On Asset(ROA) 1,95 %.

Selama pandemi, pihaknya juga berpartisipasi dalam mendukung program restrukturisasi kredit yang dicanangkan oleh Pemerintah. "Hingga Maret 2021, Bank Jatim telah melakukan restrukturisasi kredit kepada 3.297 Debitur dengan total outstanding Rp1,82 triliun atau sekitar 4,37% dari total penyaluran kredit.

Sementara kinerja keuangan Maret 2021, kata dia, juga menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun sebelumnya (Year on Year/YoY). Total aset tercatat 89,65 atau tumbuh 28,58 % (YoY), sedangkan laba bersih tercatat Rp448 miliar atau tumbuh 2,20 % (YoY).

Selama triwulan I 2021, penyaluran kredit Bank Jatim tercatat Rp41,73 Triliun atau tumbuh 8,63 % (YoY), sedangkan dana pihak ketiga tercatat Rp76,09 triliun atau tumbuh secara signifikan 31,72 %.

Dari kinerja tersebut, Bank Jatim optimis dapat mencapai target kinerja keuangan yang baik di tahun 2021. Beberapa langkah telah disiapkan dalam mendukung pencapaian target tersebut, salah satuya adalah penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang akan dimulai lagi pada tahun ini dengan plafond Rp1 triliun.***

 

Editor : Markon Piliang