logo

Kasus Sindikat Mafia Tanah Segera Disidangkan

Kasus Sindikat Mafia Tanah Segera Disidangkan

Kejati DKI
14 April 2021 12:17 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sindikat atau mafia tanah yang mau mencaplok lahan ibu dari penasihat Kemenparekraf Dino Patti Djalal akan segera didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Kepastian itu diperoleh setelah penyidik Polda Metro Jaya melimpahkan tahap II berkas perkara berikut tersangka  ke penuntut umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Tahap dua ini sebagai tindak lanjut dari P21 (berkas memenuhi syarat untuk disidangkan) yang dikeluarkan Kejati DKI. Dalam kasus ini, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 tersangka. Salah satunya adalah oknum advokat Fredy Kusnadi.

“Kami tinggal menyusun surat dakwaan untuk dilimpahkan ke pengadilan. Setelah itu pengadilan menunjuk majelis hakim yang menangani untuk selanjutnya ditetapkan hari persidangannya,” tutur salah satu anggota tim JPU dari Kejati DKI, Rabu (14/4/2021).

Terkait kasus sindikat atau mafia tanah ini, penyidik menjerat para tersangka dengan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dan atau pasal 263 KUHP dan atau pasal 266 KUHP dan atau pasal 3,4,5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencegahan dan Pemberantasan Pencucian Uang (TPPU).

Terbongkarnya kasus ini berawal tersangka Fredy Kusnadi selaku pengacara datang ke rumah milik ibu Dino, Zurni Hasyim Djalal yang diurus Yurmisnawita. Tujuan kedatangan Fredy kala itu adalah untuk memproses balik nama Sertifikat Hak Milik No. 8516 Cilandak Barat dari Yurmisnawita menjadi Fredy. Yurmisnawita sendiri diketahui merupakan keponakan Dino.

Rumah itu pada 2019 silam memang sempat akan dijual kepada seorang perempuan bernama Lina. Dalam prosesnya, Lina menghubungi Yurmisnawita dengan membawa calon pembeli Fredy Kusnadi. Kala itu, Lina bahkan memaksa Yurmisnawita untuk menerima penawaran Fredy tersebut. Namun, Yurmisnawita tak mau menjual rumah itu tanpa persetujuan pemilik aslinya, yakni Zurni Hasyim Djalal.

Zurni Hasyim Djalal adalah pemilik tanah dan bangunan berupa rumah di Cilandak Barat berdasarkan SHM Nomor 8516 atas nama Yurmisnawita. Namun sertifikat tanah tersebut telah dibalik nama atas nama Fredy Kusnadi, tanpa sepengetahuan  pemilik sertifikat asli. Karenanya, ada dugaan kuat surat-surat guna pengurusan balik nama sertifikat tersebut dipalsukan.***

Editor : Markon Piliang