logo

Musik, Sion Bintang Baru Indonesia Di Masa Depan

 Musik, Sion Bintang Baru Indonesia Di Masa Depan

Sion.(foto,ist)
25 Maret 2021 22:06 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kendati masih tergolong belia, Jerremy Sion Nathaniel Kiuk atau akrab disapa Sion (16), telah menghasilkan lagu-lagu yang bagus. Sebut saja “Hosanna You Are There” yang diciptakannya sat dia masih berusia 12 tahun.

Selain itu, remaja berdarah Rote Nusa Tenggara Timur (NTT) kelahiran Surabaya 7 Mei 2005 ini telah merilis mini album. Mini album bertajuk “Tales” yang berisikan 5 lagu, yakni Rina dan Santi, Life is just for a while ( yang masih bertahan di playlist jazz anak negeri di spotify hingg kini ), Smiling to the moonlight, Lara Ramila, serta Trip to China di tahun 2019.

Semuanya lagunya bergenre pop jazz. Selain menulis lagu, yang dilakukannya sejak berusia 12 tahun, Sion juga mendalami dan mempelajari alat musik trumpet, menyusul piano dan guitar yang telah dikuasainya lebih dulu.

Sesungguhnya, dia berkeinginan untuk mengeksplorasi berbagai macam jenis musik. Untuk itulah, dia mengaku, banyak mendengarkan berbagai macam jenis musik dan memutuskan untuk home schooling.

"Agar fokus dan mempunyai banyak waktu untuk bermusik dan bernyanyi," ujarnya. Saat ini, sesudah merasa telah begitu banyak mendengarkan berbagai jenis lagu, dan mengikuti sejumlah master class. Sion merasa telah banyak oula memiliki referensi.

Hal ini, kian memperdalam kemampuannya dalam menulis lagu. Hingga, pada Desember 2020, Sion menciptakan beberapa lagu, dan memutuskan untuk merekamnya.

Pada Maret 2021 ini, Sion kembali meramaikan industri musik indonesia, merilis lagu dengan genre yang berbeda dari mini album sebelumnya. Irama musik yang ceria dan lirik lagu lebih kekinian menjadi salah satu ciri khas dari single berjudul “Gimme A Chance” dengan target pendengar yang lebih luas dan beragam.

“Gimme a chance” yang bergenre “synth pop”  dikerjakan oleh Daniel Clift sebagai music arranger, brass section yang diisi oleh Ignasius Angga dan mixing mastering dikerjakan oleh Richard Benhard. Proses produksinya terpisah, karena Sion di Surabaya dan tim produksi berada di Jakarta akibat Covid 19.

Sion berharap agar single “ Gimme a chance ” ini dapat diterima khususnya di Industri Musik Indonesia dan masyarakat Indonesia pada umumnya. "Tentunya hal ini tidak akan terwujud dengan mudah tanpa dukungan dari rekan media dan juga teman teman music director dan pencinta musik Indonesia," tutur Sion.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto