logo

Yongki AFI Luncurkan Single Bertema Penyintas Autoimun

Yongki AFI Luncurkan Single Bertema Penyintas Autoimun

Yongki AFi luncurkan single berujudul Rabu tentang penyintas Autoimun
24 Maret 2021 23:43 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Masih ingat dengan Yongki AFI? Salah satu jebolan dari ajang pencarian bakat Akademi Fantasi Indosiar (AFI) yang populer di awal tahun 2000-an. Ternyata saat ini Yongki berprofesi sebagai dokter ahli penyakit dalam di RS Triharsi Solo.

Meskipun sudah menjadi dokter tetapi finalis AFI tahun 2005 itu tidak melupakan dunia menyanyi. Bahkan dr Yongki mengeluarkan single baru berjudul RABU (Rasa yg Belum Usai) yang dirilis, Rabu (24/3/2021). Menariknya, lagu ini diambil dari salah satu cerpen dalam buku berjudul 'Kisah Rabu' yang berisi cerita tentang penyintas Autoimun.

Memang lagu ini dirilis juga untuk mengkampanyekan kepedulian masyarakat akan penyakit Autoimun. Ini tentu saja tidak jauh dari latar belakang dr Yongki yang juga Ketua YASSI (Yayasan Autoimun Sjogren’s Syndrome Indonesia). Sjogren's Syndrome merupakan salah satu jenis Autoimun.

"Jadi buku ini berisi cerita true story dari penyintas Autoimun. Nanti akan ada 7 single lagu yang kemudian dijadikan mini album," jelas dr Yongki yang bernama lengkap Warigit Dri Atmoko itu kepada wartawan di sela rilis single Rabu di Harris Hotel Solo.

Peluncuran single baru itu juga didukung RS Triharsi Solo, rumah sakit dimana dr Yongki praktik, serta Hotel Harris Solo, Solo Urbana Residence dan Java Terrace Solo. Lirik lagu Rabu yang tersebut ditulis Yongki bersama Aryo.

"Ada dua versi lagu ini, yang satu bisa dinikmati tanpa tahu cerpennya tentang rasa yang belum usai. Serta versi kedua tentang kampanye edukasi tentang Autoimun," jelasnya lagi.

Penggambaran tentang penyintas Autoimun itu juga secara detail dituangkan dalam video klip. Dalam video klip tersebut diceritakan tentang perempuan bernama Rania yang didiagnosa menderita Autoimun jenis Sjogren’s Syndrome.

"Sosok Rania ini akan menikah dengan Bumi saat menyiapkan pernikahan dia jatuh sakit dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata menderita Autoimun," katanya.

Dalam video klip itu juga digambarkan bagaimana Rania mengalami gejala lebam lebam, pucat, rambut rontok, mata terasa kering, kulit terasa kering, nyeri telan dan badan terasa pegal nyeri di semua persendian, serta demam yang hilang timbul.

"Video klip juga dibuat bersambung sesuai dengan jumlah single yang diambilkan dari setiap bab dalam buku," katanya lagi.

Nantinya seluruh penjualan mini album tersebut akan disumbangkan ke yayasan Autoimun di Indonesia. ***

Editor : Pudja Rukmana