logo

Eva Belisima, Pedangdut Sekaligus Bisnis Woman Ingin Berkarir Di Politik

 Eva Belisima, Pedangdut Sekaligus Bisnis Woman Ingin Berkarir Di Politik

Eva Belisima.(foto,ist
22 Maret 2021 18:46 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Mengawali tahun 2021, Eva Belisima yang akrab disapa Eva, turut mewarnai blantika musik di Tanah Air, dengan meluncurkan sejumlah single terbarunya yang tergabung dalam sebuah mini album.

"Dalam menggarap mini album ini, semuanya sendiri. Idenya juga dari aku,” ujar Eva, saat oeluncuran mini albumnya, di Cetral Park, Jakarta Barat, Minggu (21/3/2021) malam.

Lewat lagunya, Eva Belisima juga mengingatkan warga dunia maya. Agar tidak terlalu sering mengurusi kehidupan orang lain. Seoerti pada lagu berjudul Apa Salahku.

Lagu itu memperlihatkan kejelian Eva, dalam memperhatikan kondisi yang ada di masyarakat. Dia mengkritik netizen, yang doyan mengurus kehiidupan orang lain. "Orang yang lo urusin bisa jadi lebih maju dari lo,” ujar Eva.

Dia menjadikan mini albumnya sebagai ajang pembuktian diri. Lagu Apa Salahku merupakan hasil kerja samanya secara profesional dengan Endang Raes, salah satu pencipta lagu dangdut ternama di Tanah Air.

'Selain menyanyikan lagu, saya juga menyumbangkan ide untuk lagu-lagu itu, kemudian mereka membuatkan sebuah lagu," terangnya.

Sejauh ini, respon masyarakat terhadap single-singlenya cukup baik. Bahkan, imbuhnya, lagu-lagunyanya melesat di peringkat atas tangga lagu radio di Kalimantan.

Selain selaku artis, Eva seorang bisnis woman, yang menggeluti usaha kelapa sawit dan batubara. Karenanya, dia terus meningkatkan kualitas diri, salah satunya dengan berkuliah di Universitas Mercubuana, guna manggapai S2 Magister Komunikasinya.

"Selakui bisnis woman dan artis, saya perlu meningkatkan kualitas diri. Untuk itulah, saya kuliah mengambil S2 Magister Komunikasi. Karena, bidang ini erat dengan saya sebagi publik figur, Business Women, agar komunikasi saya lebih baik lagi dengan masyarakat," tutur Eva Bellissima.

Untuk maintanance komunikasi di dunia bisnis dan keartisan, imbuhnya, diperlukan komunikasi yang baik. Bisa menyampaikan suatu pesan, agar pesan ini tidak menjadi salah paham.

"Harus ada trik-trik atau konsep - konsep tertentu untuk penyampaian suatu pesan informasi ini," ujarnya. CEO perusahaan batubara PT Bellisima Energi Jaya dan perusahaan kelapa sawit PT Marau Putra Jaya tersebut, sesungguhnya juga masih memiliki usaha resto dan butik.

"Tapi, tutup akibat dampak pandemi Covid-19," ujar ibu satu anak ini. Tidak cukup hanya sampai di situ, selain bisnis dan artis, dia juga terobsesi untuk berkarir di politik.

Dia masih ingin menjadi Kepala Daerah, di daerah asalnya yaitu Kalimantan Barat (Kalbar), khusus di Pontianak. "Saya sebagai orang Kalimantan Barat, ingin menyuarakan kepentingan masyarakat kecil. Maka dari itu, saya banyak belajar di Jakarta, ketika balik ke Kalimantan bisa berguna dan berdampak positif bagi orang - orang di Kalimantan. Jika ingin menjadi orang besar maka harus banyak menolong orang," ungkap puteri, dari pasangan Marselus dan Rosmali Zaenab ini.

Eva mengaku sudah dilirik beberapa partai, dan sudah memilih satu partai, dengan target karir politik Kepala Daerah. Sebagai Bupati atau bahkan Gubernur. Tapi, sebelumnya, dia ingin mencalonkan diri menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat lebih dulu.

Eva ingin mewakili perempuan memberikan edukasi dan punya program untuk anak - anak, serta pemberdayaan perempuan. "Jika nanti menjadi anggota DPR RI, Saya punya program-program untuk memajukan kaum perempuan dan ibu. Saya ingin kaum perempuan berkualitas. Diajarkan sejak dini bagaimana pentingnya pendidikan," tutur Eva.

Sedang sebagai penyanyi, dia mengawali sebagai penyanyi daerah pada 2007 lalu. Eva menjadi penyanyi daerah yang kerap menyanyikan lagu-lagu daerah Kalimantan Barat (Kalbar), yang membuatnya mempunyai 5 album lagu Dayak.

"Saya sudah masukkan ke Youtube satu album lebih lagu-lagu Dayak atau Kalimantan. Seperti album Binua Raya, menceritakan alam Kalimantan yang kaya raya, Dua minggu lalu saya juga lauching single lagu daerah. Saya tetap ingat budaya daerah, karena saya dikenal orang karena sering menyanyikan lagu daerah," ungkap Eva.

Sementara, lima single yang tergabung dalam mini albumnya, di antaranya "Apa Salahku", “Kepo” dan "Bukan Kaleng-kaleng” dan sudah dimasukkan ke Youtube satu per satu. Dia juga promosi lewat road show ke radio - radio di Bandung, Jawa Barat.

"Harapannya lagu dangdut saya bisa dikenal lagi banyak orang dan bisa diterima baik di kalangan masyarakat, semua lapisan," ujarnya.*** )

Editor : Dwi Putro Agus Asianto