logo

Wapres: Vaksinasi Atlet Mampu Motivasi Masyarakat

Wapres: Vaksinasi Atlet Mampu Motivasi Masyarakat

Foto: Video BPMI Setwapres.
27 Februari 2021 06:13 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin berharap program vaksinasi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) terhadap para atlet dapat meningkatkan motivasi dan menepis kekhawatiran masyarakat terhadap efek vaksinasi.

Hal ini disampaikan Wapres Ma'ruf Amin saat melakukan peninjauan program vaksinasi atlet, pelatih, dan tenaga pendukung, di Istora Senayan Jakarta, Jumat (26/01/21).

“Kita harapkan melalui vaksinasi ini, juga akan menjadi motivasi bagi masyarakat bahwasannya untuk atlet setelah divaksin itu tetap sehat, tetap kuat, sehingga ini bisa memberikan motivasi kepada yang lain,” ucap Wapres dikutip dari laman resmi Kantor Wakil Presiden, wapresri go.id, Jumat (26/02/2021).

Dalam acara yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut, Wapres menekankan bahwa vaksin ini aman diberikan kepada masyarakat karena telah melewati prosedur yang berlaku.

“Vaksin ini sudah teruji klinis dan memperoleh rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan juga Fatwa Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),” tutur Wapres.

Selain meningkatkan motivasi masyarakat, Wapres mengungkapkan, pemberian vaksinasi kepada para atlet menjadi prioritas terutama bagi mereka yang akan mengikuti kompetisi olahraga, baik pada tingkat nasional maupun global.

“Karena, event-event ini sekarang memang terus berjalan walaupun masa pandemi, walaupun di beberapa negara tidak dihadiri oleh penonton,” ungkapnya.

Menurut Wapres, ajang olahraga ini penting, karena selain untuk menghibur masyarakat juga untuk memenuhi kebutuhan komersial para atlet itu sendiri. Apalagi, mereka telah disiapkan untuk mengikuti event-event internasional seperti Olimpiade. 

"Itu menjadi penting. Sebab harus dipersiapkan jauh-jauh hari supaya pada saatnya itu mencapai puncaknya. Oleh karena itu, pemerintah harus membantu, kalau mereka terpapar Covid, bisa-bisa mereka tidak bisa mengikuti event itu,” ujar Wapres menjelaskan.

Diungkapkan Wapres, atlet merupakan representasi kelompok yang secara fisik kuat. Oleh sebab itu, melalui vaksinasi ini diharapkan juga akan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya.

Wapres pun berharap program vaksinasi ini berjalan dengan baik, sehingga dapat meminimalisasi bahkan memutus rantai penularan Covid-19 di Indonesia.

“Mudah-mudahan vaksinasi hari ini berhasil dengan baik. Dan, mudah-mudahan Allah memberikan inayahnya dan ridanya kepada kita semua,” ungkapnya.

Menurut Wapres, program vaksinasi Covid-19 terhadap para atlet, pelatih dan pendukung di Istora Senayan Jakarta, Jumat (26/02/2021) merupakan upaya percepatan pemberian vaksinasi 

Covid-19 yang dilakukan pemerintah secara bertahap sebagai langkah mewujudkan kekebalan imunitas (herd immunity). 

Sebelumnya program vaksinasi Covid-19 ini juga telah dilakukan terhadap para tenaga kesehatan, TNI/Polri, guru, tokoh agama, jurnalis dan awak media.

Hadir dalam peninjauan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman, dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar serta Staf Khusus Wapres Bambang Widianto dan Masduki Baidlowi. 

Atlet Daerah

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menjelaskan, setelah program vaksinasi atlet di Jakarta, tahap selanjutnya akan diagendakan proses vaksinasi bagi para atlet daerah yang juga akan mengikuti kegiatan olahraga nasional maupun internasional.

“Rencananya setelah ini juga akan melakukan vaksinasi bagi atlet yang ada di daerah-daerah untuk mereka yang akan mengikuti kegiatan olahraga, baik di nasional maupun internasional, untuk single event maupun multi event,” ucap Zainudin.

Lebih jauh Menpora Zainudin Amali menysmpsikan vaksinasi diikuti oleh 820 atlet, pelatih, dan tenaga pendukung yang namanya telah didaftarkan oleh pengurus cabor masing-masing.

“Hari ini kita mendapatkan persediaan vaksin untuk 820 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan tenaga pendukung. Tadi juga ada perwakilan dari beberapa atlet difabel yang memang kami datangkan dari pelatnas di Solo. Mereka adakah yang dipersiapkan untuk Paralimpik maupun  Asian Para Games. Sedangkan untuk yang lainnya kita akan komunikasi dengan dinas kesehatan yang ada di Solo,” ujarnya.

Tak hanya di Jakarta, ungkap Menpora, vaksinasi juga diagendakan akan dilakukan juga bagi atlet yang ada di daerah-daerah dengan mengutamakan para atlet yang akan mengikuti kegiatan-kegiatan olahraga di level nasional maupun internasional.

“Untuk tahap pertama diberikan 5.000 orang, selanjutnya tahap kedua akan diberikan 7.000 orang, jadi sekitar 12 000 orang,” ujarnya. 

Sebagai informasi, atlet yang mendapatkan vaksinasi, beberapa di antaranya dari cabang olahraga bulutangkis, yaitu Jonathan Christie, Anthony S Ginting, Marcus F Gideon, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Greysia Polii, Apriyani Rahayu, dan Praveen Jordan. Untuk cabang olahraga sepak bola, Evan Dimas, Muhammad Rafli, Nadeo Argawinata, Bagas Kaffa, Andy Setyo, Pratama Arhan, serta atlet sepak bola senior Bambang Pamungkas dan Direktur Teknis Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Indra Sjafri.

Selain itu, dari atlet cabang olahraga atletik diwakili Lalu M. Zohri dan Emilia Nova. Atlet cabang olahraga angkat besi Eko Yuli Irawan, atlet tennis Christoper Rungkat, atlet panjat tebing Aspar Jaelolo dan Nurul Iqomah, atlet wushu Edgar Xavier, atlet olahraga bola basket Arki Dikania Wisnu dan Jamarr Andre Johnson. Tidak ketinggalan, atlet dari cabang olahraga paralympic, seperti atlet para shooting Hanik Pujiastuti, atlet para badminton Suryo Nugroho, atlet para swimming Jendi Panggabean, dan atlet para archery Ken Swagumilang. ***

Sumber: BPMI Setwapres, wapresri.go.id, Kemenpora, Kemkes.go.id.