logo

Vaksinasi Gelombang II, Jateng Targetkan Sehari Seribu Orang Divaksin

Vaksinasi Gelombang II, Jateng Targetkan Sehari Seribu Orang Divaksin

Vaksin disimpan di gudang Dinkes Jateng.
23 Februari 2021 12:56 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berharap pelaksanaan vaksinasi gelombang II bisa berjalan jauh lebih cepat. Pihaknya menargetkan dalam sehari akan ada 1.000 pelayan publik yang divaksin.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau proses vaksinasi gelombang II, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (22/2/2021). Ganjar pun menyapa sejumlah ASN, TNI, Polri, Pejabat BUMD, Wartawan hingga Atlet yang antre mendaftar vaksin.

Pantauan di lokasi, vaksinasi gelombang II dilakukan di Gradhika Bhakti Praja dibagi dua ruangan. Vaksinatornya dari RSUD Tugurejo, RSJ Amino Gondohutomo dan Balabkes Jateng. Pembagian kedua ruangan dengan tujuan mengurangi kerumunan.

Tampak Sekda Jateng Prasetyo Aribowo, Asisten Pemerintahan Sarwa Pramana, Asisten Ekbang Peni Rahayu hingga pejabat eselon 2 lain, telah menyelesaikan screening dan menanti untuk divaksin. Selain itu, istri Ganjar Pranowo yakni Siti Atikoh juga tiba dan langsung melakukan screening.

Ganjar juga meminta agar para wartawan dan atlet segera divaksinasi. Hal ini dilakukan, agar bisa mempercepat proses vaksinasi dan mencapai target 1.000 orang dalam sehari.

“Harapan kita, dari jadwal kemudian sisi personilnya semua bisa dioptimalkan, sehingga jika yang sakit dan tidak bisa datang, yang belakangnya langsung bisa naik. Tinggal kita tertibkan pendataan ini jadi satu yang penting. Insyaallah mudah-mudahan semua lancar,” katanya.

Ganjar yakin vaksinasi gelombang II bisa berjalan lebih cepat. Sebab, data kepegawaian sudah lengkap sehingga lebih mudah. Disamping itu, sistem pendataan vaksinasi yang lebih terbuka dari Kemenkes juga memudahkan.

“Ini kita coba serentak dan langsung kita targetkan sehari minimal 1.000. Kalau dari pendataannya gampang, karena justru ini dari ASN TNI Polri pegawai-pegawai kan data kepegawaiannya lengkap. Tinggal dibuatkan penjadwalannya saja, dan itu tidak rumitlah,” ujarnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto