logo

Akhir Februari, Pedagang Pasar Klewer Solo Divaksin

 Akhir Februari, Pedagang Pasar Klewer Solo Divaksin

Foto: Istimewa
23 Februari 2021 11:58 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Pemprov Jawa Tengah, akan segera melakukan vaksinasi terhadap para pedagang pasar. Sasaran pertama untuk vaksinasi adalah para pedagang di Pasar Klewer Solo.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo, menyebutkan vaksinasi untuk pedagang Pasar Klewer rencananya akan dilakukan 27 Februari 2021. Dosis vaksin untuk keperluan itu sudah dikirimkan bersama dosis vaksin bagi pelayan publik di Kota Bengawan tersebut.

"Rencananya 27 Februari 2021 vaksinasi dilakukan terhadap para pedagang pasar Klewer Solo. Selain di Solo, kelak kami juga akan melakukan vaksinasi bagi para pedagang pasar di Kota Semarang, namun masih menunggu jatah vaksin," katanya, Senin (22/2/2021).

Kota Solo dan Kota Semarang, lanjutnya, menjadi konsentrasi percepatan vaksinasi. Pasalnya, dua daerah ini memiliki angka kesakitan cukup tinggi dan juga memiliki wilayah cukup luas.

"Pedagang pasar di dua kota ini juga berasal dari sejumlah wilayah, sehingga akan kami prioritaskan. Sebenarnya semua pedagang pasar di Jateng prioritas, namun karena vaksin masih terbatas, belum semua bisa divaksin. Nantinya kalau vaksin sudah datang banyak, semua pedagang pasar akan kami prioritaskan," ucapnya.

Terkait vaksinasi tahap kedua untuk pelayan publik dan pedagang pasar, Yulianto menerangkan target di Jawa Tengah ada sekitar 5,5 juta penerima vaksin. Saat ini, baru 1 juta dosis vaksin yang diterima, sehingga jumlahnya masih sekitar 20%.

"Jadi bertahap, yang penting vaksin datang langsung kami rampungkan dulu, nanti dikirim vaksin selanjutnya langsung kita eksekusi. Untuk yang pertama ini hanya pedagang Pasar Klewer Solo, sementara yang di Semarang belum karena masih menunggu. Tapi kami prioritaskan dulu untuk pasar-pasar yang besar," imbuhnya.

Meski tidak ada program vaksinasi untuk pedagang, jatah vaksin Kota Semarang cukup besar. Tahap kedua ini, Kota Semarang mendapatkan jatah vaksin 10.000 vial dan bisa digunakan untuk menyuntik 100.000 orang mengingat satu vial berisi 10 dosis.

"Selain untuk pelayan publik, Kota Semarang mendapat dosis cukup besar karena ada program vaksinasi untuk lansia. Sementara Solo mendapat jatah 7.000 vial atau sekitar 70.000 dosis. Lainnya kami bagi ke seluruh Kabupaten/Kota di Jateng," pungkasnya.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH