logo

Solo Berlakukan PPKM Jilid Kedua, Jam Operasional Mall Lebih Longgar

Solo Berlakukan PPKM Jilid Kedua, Jam Operasional Mall Lebih Longgar

Petugas gabungan membubarkan acara hajatan pernikahan di rumah karena melanggar aturan PPKM
26 Januari 2021 00:22 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid 2 di Kota Solo, Jawa Tengah mulai diberlakukan tanggal 26 Januari hingga 8 Februari mendatang. Terkait pelaksanaan PPKM tersebut, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo telah mengeluarkam Surat Edaran (SE) baru yang mengatur pelaksanaan PPKM di Kota Solo.

Dalam SE Wali Kota Solo Nomor 067/136 tersebut diantaranya mengatur mengenai jam operasional pusat perbelanjaan, serta hajatan pernikahan.

"Aturan ini berlaku mulai besok tanggal 26 Januari hingga 8 Februari," jelas Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Senin (25/1/2021).

Aturan dalam SE tersebut lebih longgar dibandingkan aturan sebelumnya. Untuk jam operasional pusat perbelanjaan dan mal mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB dengan protokol kesehatan ketat. Sebelumnya jam operasional hanya sampai pukul 19.00 WIB.

Sedangkan untuk kegiatan toko modern/retail/kelontong sampai dengan pukul 21.00 WIB. Untuk kegiatan destinasi wisata sampai dengan pukul 15.00 WIB dengan jumlah pengunjung maksimal 30 persen dari kapasitas normal dan wajib melaksanakan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Selain itu jika dalam SE sebelumnya tidak diperbolehkan adanya pasar tumpah, maka dalam SE yang baru pasar tumpah atau tempat aktivitas jual beli yang dilakukan di luar area pas tradisional dapat beroperasi dengan pembatasan jumlah pedagang maksimal 50 persen dan wajib melaksanakan protokol kesehatan.

Untuk hajatan pernikahan tetap diperbolehkan tetapi tidak boleh dilaksanakan di rumah tinggal. Hajatan pernikahan hanya boleh dilakukan di gedung pernikahan.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani menambahkan untuk pernikahan, ijab kabul atau pemberkatan dilakukan di KUA, masjid atau gereja. Sedangkan hajatan dilaksanakan di gedung dengan kapasitas yang besar tetapi jumlah tamu yang sangat dibatasi.

"Kalau untuk PPKM jilid pertama belum signifikan terlihat dampaknya. Kalau di Solo beberapa hari ini tambahan positif Covid mulai landai dibawah 100. Tapi ini belum menjanjikan kita lihat di minggu-minggu selanjutnya," pungkasnya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto