logo

Mensetneg Terima Surat DPR Terkait Calon Kapolri Dan Dewas LPI

Mensetneg Terima Surat DPR Terkait Calon Kapolri Dan Dewas LPI

Foto: Dok Kemensetneg.
23 Januari 2021 03:04 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dua surat penting dari  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kedua surat tersebut disampaikan langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar, kepada Mensesneg di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) Jakarta, Jumat ( 22/01/2021).

Kemensesneg telah menerima Surat Persetujuan DPR terhadap nama calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dan surat terkait penyampaian calon anggota Dewan Pengawas (Dewas)  Lembaga Pengelola Investasi (LPI) di Kantor Kemensetneg, Jakarta, Jumat (22/01/2021).

Informasi dari Humas Kemensesneg via Setkab.go.id, Mensesneg Pratikno, didampingi Sekretaris Menteri Sekretaris Negara (Sesmensesneg) Setya Utama, menerima surat Persetujuan DPR terhadap Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri dan surat DPR terkait Penyampaian Calon Anggota Dewas LPI dari unsur profesional.

Terkait surat pemberhentian dan pengangkatan Kapolri, Ketua DPR Puan Maharani menyebutkan Rapat Paripurna DPR, Kamis (21/02/2021) telah menyetujui laporan Komisi III DPR RI untuk mengangkat Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun.

Sedangkan pada surat kedua, Puan menyebutkan bahwa DPR dapat menyetujui nama-nama calon Anggota Dewas LPI dari unsur profesional, yaitu Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari.

Berdasarkan persetujuan DPR tersebut, selanjutnya akan ditetapkan Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Juga, Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Dewas LPI yang keanggotaannya terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri BUMN, dan unsur profesional, yaitu Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari.

Aklamasi

Sebelumnya Komisi III DPR secara aklamasi menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri baru. Persetujuan itu ditetapkan seusai Sigit menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang digelar Komisi III.

"Berdasarkan pandangan dan catatan fraksi, pimpinan dan anggota Komisi III secara mufakat menyetujui pemberhentian dengan hormat dari jabatan Kapolri atas nama Jenderal Idham Azis dan menyetujui pengangkatan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri," kata Ketua Komisi III Herman Hery, Rabu (20/01/2021).

Menurut Herman, selanjutnya Komisi III akan segera bersurat kepada pimpinan DPR untuk mengagendakan rapat paripurna pengesahan Kapolri terpilih.

Profesional

Dilansir Kontan.co.id, DPR sendiri telah mengumumkan tiga nama calon anggota Dewas Sovereign Wealth Fund (SWF) atau Kembaga Pengelola Investasi (LPI) yang sebelumnya telah ditunjuk Presiden Jokowi. Ketiga nama calon Dewas SWF adalah sebagai berikut:

Darwin Cyril Noerhadi saat ini menjabat sebagai Komisaris Rumah Sakit Hermina. Dia juga tercatat sebagai Komisaris Utama (Independen) PT Mandiri Sekuritas, Komisaris (Independen) PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, dan Direktur Utama Director Creador Indonesia. 

Darwin sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Managing Director  PT Medco Energi Internasional Tbk, Partner PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia – Corporate Finance, Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta, Direktur Utama PT KDEI, dan Executive Director PT Danareksa. 

Sedangkan Yozua Makes adalah pendiri Grup Plataran. Yozua juga merupakan pengacara keuangan perusahaan dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang praktik keuangan perusahaan, merger dan akuisisi, pasar modal serta hukum investasi.

Sementara Haryanto Sahari pernah tercatat menjadi Komite Audit Perseroan di Rumah Sakit Hermina pada 2018-2018. Saat ini dia menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Permata sejak tahun 2017. 

Haryanto juga menduduki jabatan strategis di sejumlah perusahaan. Dia adalah anggota Komite Audit PT Unilever Tbk dan Komisaris Utama PT Bukit Barisan Indah Prima sejak 2011.

Ketiganya akan mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam mengawasi kinerja SWF.

Sesuai Mekanisme

Seperti diketahui, Ketua DPR Puan Maharani menyatakan segera mengirim surat kepada Presiden Jokowi terkait usulan tiga nama calon anggota Dewas LPI. 

Nama calon anggota Dewas LPI tersebut sebelumnya dikirimkan Presiden Jokowi untuk dikonsultasikan dengan DPR.

“Sesuai mekanisme, DPR akan berkirim surat kepada Presiden  untuk dapat menerima usulan tiga nama calon anggota Dewas LPI,” ucap Puan.

Puan menyampaikan hal itu usai pertemuan konsultasi DPR RI – Pemerintah yang membahas nama-nama anggota Dewas LPI yang diajukan Presiden. Pertemuan berlangsung di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (20/01/2021).

Hadir dalam pertemuan ini Ketua Pansel Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi empat anggota, yakni Menteri BUMN Erick Tohir, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan anggota Pansel dari unsur independen M Chatib Basri.

Tiga nama calon Dewas LPI yang diajukan Presiden yakni Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari juga turut hadir dalam pertemuan tersebut. Ketiga nama itu yang dipilih Presiden sebagai calon Dewas Independen LPI.  

"Maka, sesuai aturan dan mekanisme bahwa Presiden berkirim surat untuk melakukan rapat konsultasi dengan DPR,” ujar Puan, didampingi Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin, Rachmat Gobel, serta Muhaimin Iskandar. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto