logo

SAR Dobo, Selamatkan KMP Kaliang Serta 15 Penumpang Akibat Mati Mesin

SAR Dobo, Selamatkan  KMP  Kaliang Serta 15 Penumpang  Akibat Mati Mesin

Foto:Antara
18 Desember 2020 08:33 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AMBON: Tim SAR gabungan dari Pos SAR Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, berhasil menyelamatkan 15 orang penumpang KMP Kaliang yang terombang-ambing di perairan Desa Kujabe akibat mengalami mati mesin.

"Upaya penyelamatan dilakukan setelah kami menerima informasi dari nahkoda KM Mangan Lalange yang mengaku melihat KMP Kaliang terombang-ambing di laut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Djunaidi di Ambon, Kamis (18/12/2020) seperti dilansir Antara.

Setelah menerima laporan, Team Rescue Unit SAR Dobo beserta unsur potensi SAR menggunakan speed boat menuju lokasi pencarian pada Koordinat diduga 5° 56.815' S - 134° 6.990' E heading 211° Barat Daya dari Unit SAR Dobo dengan estimasi tiba sekitar pukul 12:02 WIT.

"Tim berhasil menemukan posisi KMP Kaliang dengan penumpang 15 orang dan mereka memang mengalami mati mesin hingga terombang-ambing di sekitar Perairan Desa Kujabe-Dobo," jelas Djunaidi.

Unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian dan penyelamatan ini terdiri atas Team Rescue Unit SAR Dobo, BPBD, serta sejumlah tenaga bidan.

Kondisi cuaca saat berlangsung upaya pencarian dan penyelamatan terjadi hujan ringan dengan tiupan angin dari arah Barat Daya – Barat Laut berkecepatan 2 - 10 Knots dan tinggi gelombang lalu antara 2.50 M – 4.00 M.

Para penumpang yang ditemukan selamat antara lain Lisbet Salay (40), Aprilia walwi (18), Hana Beay (45), Bensalina Salay (45), Rosina Lehurai (66), Saran Simatapunan (70), Daris Beay (32), Mada Maretay (24), Brayan Marereay (7), Metua Mangador (10), Laterli Marereay (11), Levaly Marereay (1), Kevin Beay (27), Yongki Meraray (43), dan Rahmini Balalo (21).

"Sekitar pukul 12:05 WIT tim berhasil menemukan posisi KMP tersebut dan 15 orang yang selamat langsung dievakuasi ke Kota Dobo dan operasi ini dinyatakan langsung ditutup," ucapnya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto