logo

BPP Pollung, Kepala BPPSDMP Ajak Penyuluh-Petani Dukung Food Estate

BPP Pollung, Kepala BPPSDMP Ajak Penyuluh-Petani Dukung Food Estate

29 Oktober 2020 18:20 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - HUMBANG HASUNDUTAN:  Kepala Badan Penyuluhan dn Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengajak penyuluh dan petani di Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, untuk mendukung program Food Estate.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi Nursyamsi saat mengunjungi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Pollung, Senin (26/10/2020). Dalam kunjungan ini, Kepala  BPPSDMP, didampingi Kepala Pusat Penyuluhan Leli Nuryati, dan Kepala Pusat Pendidikan Idha Arsanti.

Pada kesempatan ini Dedi Nursyamsi memberikan semangat kepada penyuluh BPP Pollung dan petani Desa Ria-ria untuk mendukung Food Estate yang ada di Humbang Hasundutan. 

Program Food Estate pada lahan seluas 200 hektare, akan ditanam dengan komoditi bawang merah, bawah putih dan kentang.

Dedi  Nursyamsi mengatakan bahwa bawang merah, bawah putih dan kentang mengibaratkan seperti emas 100 karat. 

“Bawang merah, bawah putih, dan kentang, itu ibaratnya emas 100 karat. Oleh karena itu, komiditi ini harus mendapat penanganan yang tepat. Lakukan pemupukan yang tepat, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit  sehingga dapat menghasilkan panen dengan yang diharapkan,” tutur Dedi Nursyamsi. 

Ditambahkannya, jika program ini berjalan baik kita tidak perlu lagi impor bawang merah atau bawang putih. Karena sudah ada stok bawang dari  Kabupaten Humbang Hasundutan. 

Untuk mendukung hal tersebut, Dedi menegaskan perlunya kebangkitan sektor pertanian. Dan hal itu harus dimulai dari kebangkitan SDM pertanian.

“SDM adalah faktor pengungkit terbesar dalam kebangkitan pertanian. Oleh karena itu, jika kita ingin pertanian bangkit, maka yang harus dibangkitkan terlebih dahulu adalah SDM-nya, yaitu petani, penyuluh, poktan, gapoktan, juga petani milenial,” tuturnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pengembangan kualitas SDM pertanian juga menjadi fokus Kementerian Pertanian.

“Kementerian Pertanian sangat serius mengembangkan SDM pertanian. Meski dalam pandemi Covid-19, kita terus melakukan pelatihan dan seminar yang kita lakukan secara virtual. Pertanian harus diisi orang-orang yang berkualitas, kompeten, dan penuh inovasi. Dengan cara ini, pertanian kita bisa semakin berkembang,” katanya. 

Editor : Gungde Ariwangsa SH