logo

Prokes Ketat, Pelantikan Ketua Dan PAW DPRD Bangli Tetap Khidmat

Prokes Ketat, Pelantikan Ketua Dan PAW DPRD Bangli Tetap Khidmat

Sekretaris DPRD Kabupaten Bangli Anak Agung Panji Awatarayana
29 Oktober 2020 17:00 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - BANGLI:  Pelantikan Ketua dan penggantian antar waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bangli, Bali, tetap berlangsung khidmat meskipun dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat di saat pandemi virus corona (Covid-19).  Rapat paripurna DPRD Bangli dalam rangka pengucapan sumpah/janji ketua dan PAW anggota DPRD Bangli di ruang sidang DPRD Bangli, yang dilaksanakan dengan sederhana itu berjalan dengan lancar

Sekretaris DPRD Kabupaten Bangli Anak Agung Panji Awatarayana yang dihubungi suarakarya.id, Kamis (29/10/2020), mengemukakan,  I Ketut Suastika dilantik sebagai Ketua DPRD Bangli menggantikan I Wayan Diar yang mundur sebagai ketua dan anggota DPRD Bangli karena maju sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) di Pilkada Bangli 2020. Sementara untuk PAW Wayan Diar, yakni Ni Wayan Srianing. 

“Karena situasi yang tidak memungkinkan akibat pandemi Covid-19 maka pelantikan ketua dan PAW anggota DPRD Kabupaten Bangli dilaksanakan dengan sederhana dan  mengikuti protokol kesehatan.  Jumlah undangan dibatasi hanya mengundang Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten dan Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) yaitu ketua Pengadilan Negeri sekaligus mengambil sumpah, Kajari, Polres dan Dandim, KPU dan Bawaslu serta tentunya anggota dewan,” kata Agung Panji.

Rapat paripurna DPRD Bangli, Senin (26/10/2020),  dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, Calon Bupati (Cabup) Bangli yang juga Wakil Bupati Bangli (cuti kampanye) Sang Nyoman Sedana Arta serta jajaran Forkompinda Bangli. Pengambilan sumpah/janji dipimpin Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bangli, I Gede Putu Saptawan.

Agung Panji lebih lanjut mengemukakan, walau dilaksanakan dengan sederhana dan mematuhi Prokes, acara tetap dapat berjalan baik dan lancar   serta tidak mengurangi makna dan  kekhidmatan pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal ini disebabkan oleh tingginya tingkat kesadaran dari peserta acara untuk tetap mengikuti Prokes.

“Patut diingat  semua juga memaklumi karena situasional sehingga  undangan terbatas. Bukan bermaksud untuk mengecilkan .arti dan peran yg lain. Tapi ini semua karena keterbatasan tempat dan agar bisa melaksanakan atur jarak tempat duduk,” ujar sarjana hukum yang putra asli Bangli itu.

Agung Panji menjelaskan,  perlu diketahui sebelum memasuki tempat acara dilaksanakan pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan dengan sanitizer dan menggunakan masker. “Dan sekedar info sebelum.memasuki gedung dewan sudah terpampang baliho anjuran bagi para tamu yang berkunjung ke DPRD Bangli untuk mematuhi Prokes,” ucap alumni Universitas Jayabaya Jakarta itu.

Dalam bagian lain, Agung Panji menyebutkan, Srianing menjadi anggota dewan PAW menggantikan I Wayan Diar, politikus PDIP yang mundur karena maju mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bangli pada Pilkada 9 Desember 2020. Srianing merupakan politikus PDIP asal Desa Satra, Kecamatan Kintamani. Dia satu daerah pemilihan (dapil) dengan Diar pada Pileg 2019, yakni dapil Kintamani Barat.

Saat menjadi anggota legislatif, Diar juga menjabat ketua dewan. Sehingga saat ia mundur, kursi ketua dewan juga kosong. PDIP menunjuk I Ketut Suastika sebagai penggantinya. Suastika merupakan politikus PDIP asal Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, dan saat ini menjadi anggota komisi III. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH