logo

Kemensos Salurkan Bansos Untuk Perempuan Buruh Angkut Pasir

 Kemensos Salurkan Bansos Untuk Perempuan Buruh Angkut Pasir

Mensos Juliari P Batubara (kanan) Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati (kedua dari kanan) dan Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri).(foto,ist)
18 Oktober 2020 20:43 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - BADUNG: Ketua DPR RI Puan Maharani menyaksikan penyaluran bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) kepada warga Bali, di Banjar Kedampal, Desa Dauh Yeh Cani, Badung, Bali, Minggu (18/10/2020).

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, turut hadir pada acara tersebut.

Seorang warga Badung, penerima bantuan I Wayan Sunarti menceritakan, sebelumnya dia lebih banyak pasrah. Sejak pandemi Covid-19, dia lebih banyak menganggur, pekerjaannya sebagai buruh angkut pasir, sepi order.

Kehidupan Wayan Sunarti kian berat karena suaminya yang berprofesi sebagai buruh bangunan, juga mengalami nasib serupa. Parahal, dia mengaku sebelum Covid-19, bisa mendapatkan upah sekitar Rp500 ribu per bulan.

Saat ini, untuk mempetoleh Rp200 ribu per bulan saja jarang sekali. “Itu pun tidak tiap bulan ada. Saya merasa sangat senang dan terbantu dengan program Bantuan Sosial Tunai dari pemerintah ini,” kata warga Banjar Kedampal, Desa Dauh Yeh Cani itu. 

Wayan Sunarti merupakan salah satu dari 12.790 keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Badung, yang menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos. Dengan demikian, total BST Kemensos untuk Kabupaten Badung senilai total Rp2.997.600.000.

Sebelumnya Jumat (16/10/2020), Sunarti bersama puluhan KPM lainnya, duduk secara berjarak di Pura Dalem Gede Desa Adat Abiansemal, Desa Dauh Yeh Cani, Badung. Juga untuk menerima BST dari Kemensos.

Sunarti juga menyatakan terima kasih kepada pemerintah, karena bansos yang mereka terima sangat membantu di saat mereka sulit. “Selama pandemi, saya dan suami jarang bekerja. Karena itu, bantuan ini sangat membantu saya untuk membeli kebutuhan makan sehari-hari," tuturnya.

Dia berharap bantuan ini dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah untuk menolong orang-orang yang membutuhkan. "Orang-orang seperti saya,” ucapnya.

KPM lainnya, di Banjar Kedampal, Desa Dauh Yeh Cani, Badung, Wayan Bagiarta mengatakan, selama pandemi COVID-19, dirinya selaku pekerja sektor pariwisata di sebuah vila di kawasan Canggu, Badung mengalami pemotongan gaji hingga 50 persen.

“Sekarang tamu sepi, dalam seminggu saya hanya bekerja tiga kali dan gaji juga dipotong, karena itu, Bantuan Sosial Tunai ini sangat membantu saya sebagai pekerja pariwisata yang sangat terdampak pandemi," ungkapnya.

Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, dia mengaku bantuan sosial yang sudah diterima tujuh tahap itu juga digunakan membeli pulsa paket data internet. Untuk kebutuhan anaknya mengikuti belajar secara daring.

“Selama Covid-19 ini kan anak-anak belajar dari rumah, itu juga butuh kuota yang lumayan banyak. Jadi bantuan ini juga saya belikan paket data, untuk anak-anak sekolah secara daring," terangnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto