logo

Jelang Akhiri Jabatan, Airin Rachmi Diany Gencar Sosialisasikan Prokes

Jelang Akhiri Jabatan, Airin Rachmi Diany Gencar Sosialisasikan Prokes

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. (Istimewa).
17 Oktober 2020 19:31 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id - TANGSEL: Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih memberlakukan Pembatasan Sosial Bersakla Besar (PSBB) hingga akhir Oktober 2020.

Menurut peta penyebaran Covid-19, Sabtu (17/10/2020), masih terdapat 3 wilayah yang menyandang  zona merah yakni Serpong, Lengkong Gudang, dan Jurangmangu. Tangsel sendiri terbagi dalam 7 Kecamatan. 

Selama masa PSBB, Pemkot setempat melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, di antaranya olahraga air, tempat hiburan seperti karaoke, hingga kegiatan pendidikan di sekolah atau kampus, yaitu masih diterapkan belajar jarak jauh.

"Dalam penerapan PSBB ini razia protokol kesehatan terus dilakukan Pemkot, berkoordinasi dengan TNI dan Polri," Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, yang sebentar lagi mengakhiri jabatan periode kedua ini, kepada awak media baru baru ini.

Kini, kebanyakan di wilayahnya masuk zona risiko sedang  (oranye) penyebaran Covid-19. Dengan status itu, situasi di Tangsel menandakan masih ada penularan kasus Covid-19 di masyarakat. Karena itu, dia sering blusukan untuk sosialisasikan protokol kesehatan (prokes).

"Kasus Covid19 di Tangsel masih fluktuatif, hal  menunjukkan masih terjadi penularan kasus positif di masyarakat," ucap dia.

Sosialisasi mengenai protokol kesehatan terus dilakukan. Secara masif pemeritah terus memberikan edukasi serta rekomendasi dan pertimbangan zona merah untuk Tangsel. Kemudian semua fasilitas pelayanan kesehatan pun ditambahkan.

"Indikator surveilans seperti tracing dan tes terus dilakukan sesuai dengan prosedur dan indikator pelayanan kesehatan yang memadai dan dilakukan di semua sarana kesehatan," kata dia.

Airin menyampaikan bahwa agar terhindar dari risiko terinfeksi, warga harus menjaga sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh sendiri bisa dibentuk melalui olahraga secara rutin, mencukupi asupan gizi. Mengonsumsi vitamin, melalui makanan yang mengandung vitamin A, E, C dan Zinc.

Untuk penggunaan masker sendiri, Airin menyampaikan bahwa menggunakan masker harus sesuai dengan ukuran wajah. Juga pada saat tidak mengenakannya, masker dilarang untuk diletakkan di atas dagu. Lalu diimbau agar masyarakat menggunakan masker dengan lapisan yang rapat dan menghindari masker dengan bahan berongga

"Kemudian gunakan masker yang bisa menutup hidung. Dan jangan pernah mengenakan masker yang menyisakan hidung atau hanya menutupi mulut saja," kata dia.

Dia menambahkan bahwa sisi masker juga harus diperhatikan agar tidak terbalik saat dikenakan. Terutama masker medis yang memiliki dua sisi berbeda.

Terakhir Airin menjelaskan bahwa masker jangan terlalu sering disentuh. Karena hal itu tidak menutup kemungkinan bahwa mungkin tangan kita mengandung virus dan atau bakteri. Sehingga bisa menyebabkan penyakit terhadap penggunanya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto