logo

Industri Jasa Kontruksi, Ikut Terpukul Di Masa Pandemi Covid-19

Industri Jasa Kontruksi, Ikut Terpukul Di Masa Pandemi Covid-19

Arsitek Raul Renanda.(foto,ist)
01 Oktober 2020 12:37 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kegiatan industri Jasa Konstruksi termasuk arsitektur memang terpukul di masa pandemi Covid-19 ini, yang tidak tau sampai kapan berakhir. Banyak pekerjaan harus ditangguhkan sampai dapat ditemukan cara yang lebih tepat dari efisiensi waktu, manfaat maupun wujud arsitekturnya.

Kenari Djaja bersama majalah Asrinesia dan Prodi Arsitektur Universitas Kristen Indonesia (UKI) menyelenggarakan seminar "Arsitek dan Arsitektur di Masa Pandemi" secara virtual, di Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Seminar ini merangkum permasalahan yang disampaikan para narasumber di bidangnya. Yaitu Arsitek Raul Renanda, Arsitek Sigit Kusumawijaya, serta Arsitek Erwin Cahyadi IAI. Masing-masing dengan pengalaman dan pendalaman di bidangnya, menyampaikan pemikiran tentang apa yang dapat dilakukan para arsitek terhadap karyanya.

Agar dalam masa sulit seperti saat ini hadir ide-ide kreatif yang dirasakan manfaatnya. Sepertti yang dikemukakan Moderator seminar Arsitek Heru Wicaksono dan panelis penanggap Arsitek Peter Yogan dari Arsitektur UKI.

Dikatakannya, ketiga narasumber memiliki keistimewaan yang perlu diketahui para peserta seminar, terutama mahasiwa dan para arsitek muda. Bagi khalayak umum dan pemerhati arsitektur, apa yang telah diperbuat para Arsitek ini, diharapkan bisa membuka cakrawala tentang betapa luas jangkauan yang dapat dilakukan di bidang arsitektur.

Raul Renanda, yang mendalami tentang ‘public space’ dan pemusik menyampaikan, bagaimana memanfaatkan ruang-ruang arsitektur baik di dalam atau di luar bangunan secara efisien. "Sesuai dengaan ruang gerak yang makin dinamis dan berkembang di tengah pandemi," ujarnya.

Sementara, Sigit Kusumawijaja yang mempunyai banyak karya sophisticate dengan antusias mengingkspksn, mengembangkan bangunan apapun harus bisa menjadi andalan ketahanan pangan melalui desain arsitekturnya.

Sedangkan Erwin Cahyadi yang lebih focus pada bagaimana mengembangan usaha arsitektur, ingin bisa memotivasi untuk mengatasi problem Pandemi. Seminar Arsitek dan Arsitektur dibuka dengan pengantar sambutan dari Kaprodi Arsitektur UKI Ir Sahala Simatupang, MT dan Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur UKI Yosia K. Parapat.

Dalam kesempatan ini, Direktur PT. Kenari Djaja Prima Hendry Sjarifudin mengapresiasi kerja sama dengan Perguruan Tinggi UKI dan yang lain. Karena, sesuai dengan misi Kenari Djaja dalam mendukung tugas mahasiswa arsitektur dan para Arsitek muda, menjadi kekuatan pembangunan di negeri ini mendatang.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto