logo

Golkar Jateng Minta Wasmad Edi Kooperatif Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka

Golkar Jateng Minta Wasmad Edi Kooperatif Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jateng Panggah Susanto. (Foto: dpr.go.id)
30 September 2020 00:11 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - SEMARANG: DPD Partai Golongan Karya Provinsi Jawa Tengah meminta kadernya yakni Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo kooperatif selama menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus pelanggaran Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan saat pandemi Covid-19.

"Saya minta kooperatif selama menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, sebagai warga negara yang baik harus menaati hukum dan aturan yang berlaku," kata Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jateng Panggah Susanto saat dihubungi melalui telepon di Semarang, Selasa (29/9/2020). 

Ia menjelaskan bahwa selama menjalani pemeriksaan oleh penyidik kepolisian, Wasmad Edi Susilo  masih menduduki jabatan struktural partai sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tegal sekaligus menjadi Wakil Ketua DPRD kota setempat.

"Masih di Partai Golkar, jangan buru-burulah, semua ikuti prosesnya saja, belum ada putusan final yang mengikat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panggah kembali mengingatkan seluruh kader Partai Golkar di Jateng agar mematuhi dan melaksanakan penerapan protokol kesehatan guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, DPD Partai Golkar Jateng telah memberikan teguran keras kepada Wasmad Edi Susilo karena mengabaikan penerapan protokol kesehatan saat pesta hajatan dengan menggelar konser musik dangdut yang dihadiri ribuan orang di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal di tengah pandemi Covid-19,  yakni pada Rabu (23/9/2020).

Polisi kemudianmenetapkan Wasmad Edi Susilo sebagai tersangka pelanggaran Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan, menyusul gelaran konser dangdut itu. 

          Gubernur Jateng

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi jajaran kepolisian yang telah bersikap tegas dengan menetapkan status tersangka Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo yang melanggar protokol kesehatan karena menggelar konser dangdut di tengah pandemi Covid-19.

"Saya terima kasih sama jajaran Polda Jateng yang cukup serius menangani kasus itu, karena banyak warga yang protes dengan adanya konser dangdut tersebut," kata Ganjar di Semarang, Selasa.

Ganjar berpendapat penetapan tersangka itu wujud dari konsistensi kepolisian dalam penegakan hukum sehingga masyarakat juga percaya bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 seluruh elemen bangsa harus turut bersama-sama melaksanakan protokol kesehatan.

Menurut dia, kejadian ini sebenarnya tidak perlu terjadi jika semua pihak bisa menahan diri untuk taat pada protokol kesehatan.

"Ayolah kita tidak ingin menghukum kok sebenarnya, tapi kita butuh tertib, maka berikan contoh yang baik," ujarnya.

Ganjar berharap penyidikan kasus Wasmad Edi Susilo berlangsung cepat agar bisa segera dilimpahkan ke pengadilan dan menjadi pembelajaran bagi semua pihak. (Antara) ***