logo

Jenguk Kerabat Yang Sakit, Belasan Warga Ponorogo Terpapar Covid-19

 Jenguk Kerabat Yang Sakit, Belasan Warga Ponorogo Terpapar Covid-19

Ilustrasi
20 September 2020 16:39 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Jalan penghubung antara dua desa di Kecamatan Jetis, Ponorogo ditutup (lock down) sementara menyusul belasan warganya yang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Penularan itu terjadi setelah mereka menjenguk salah satu kerabatnya yang positif Covid-19 di sebuah rumah sakit swasta.

Menurut Kades Karanggebang, Abdul Basyid, keputusan lockdown diambil karena ada warganya dan warga Desa Tegalsari yang terkonfirmasi positif Covid-19. "Penutupan sejak Selasa (15/9/2020) diperkirakan sampai Senin (28/9/2020) mendatang," ujarnya, Minggu (20/9/2020).

Sebanyak 13 warga tertular termasuk satu anak, usai menjenguk saudaranya pasien no 303 berusia 62 tahun di rumah sakit. Pasien itu awalnya diduga masuk rumah sakit karena faktor usia dan terkena serangan jantung, hingga akhirnya meninggal saat dalam perawatan di rumah sakit.

Tapi belakangan diketahui, pasien tersebut ternyata positif Covid-19 dan terlanjur menular kepada orang-orang yang ada di dekatnya. Pemkab Ponorogo sendiri sudah meminta masyarakat melalui relawan dan satgas agar untuk tidak saling kunjung-mengunjungi dulu kecuali penting dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Selama ini, tambahan kasus positif Covid-19 di Ponorogo banyak disumbangkan dari masyarakat yang bepergian dari luar kota. Karena itu mereka diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan monitoring kedatangan warga yang berpergian dari zona merah.

Penutupan akses jalan dilakukan sebagai upaya karantina mandiri untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. Warga yang dinyatakan positif Covid-19 sudah telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut Wakil Bupati Ponorogo, Sudjarno, hasil penelusuran yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, menyebutkan bahwa mereka yang positif COVID-19 tersebut, masih memiliki hubungan keluarga. Mereka melakukan kontak erat dengan  pasien positif Covid-19 yang sudah meninggal dunia.

Hingga saat ini jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Ponorogo, mencapai sebanyak 365 orang. Sebanyak 277 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 75 orang masih isolasi dan dirawat, serta 13 orang meninggal dunia.

Pihaknya menghimbau masyarakat, agar lebih memperketat penerapan protokol kesehatan. "Kalau terpaksa keluar rumah, gunakan masker, dan cuci tangan pakai sabun," ujarnya.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto