logo

KPU Solo Siapkan Dua Kali Debat Publik Dalam Pilkada Solo

KPU Solo Siapkan Dua Kali Debat Publik Dalam Pilkada Solo

Ketua KPU Solo Nurul Sutarti
16 September 2020 12:58 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah menyiapkan debat calon wali kota dan wakil wali kota sebanyak dua kali selama masa kampanye Pilkada Solo 9 Desember 2020. Debat akan diikuti dua pasangan calon yakni Gibran Rakabuming Raka- Taguh Prakosa dan pasangan dari jalur perseorangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo.

"Jika dalam Pilkada 2015 lalu, debat dilakukan hanya sekali maka pada Pilkada 2020 ini kami menjadwalkan menggelar dua kali debat," jelas Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, Rabu (16/9/2020).

KPU akan memfasilitasi debat publik tersebut. Sesuai dengan PKPU nomor 10 tahun 2020 yang diterbitkan Agustus lalu, debat publik bisa dilakukan secara virtual. Mengingat kondisi saat ini masih pandemi Covid-19.

"Disesuaikan dengan protokol kesehatan. Bisa saja dilakukan di satu tempat dengan jumlah peserta hanya 50 orang," jelasnya lagi.

Untuk pelaksanaan debat publik tersebut pihaknya masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaannya.  Tahapan Pilkada selanjutnya adalah penetapan calon pasangan pada 23 September. Dilanjutkan pengundian nomor urut pada 24 September dan tanggal 25 September adalah penyampaian dana awal kampanye termasuk rekening khusus dana kampanye.

“Tanggal 26 September itu mulai kampanye, semua metode kampanye, kecuali iklan kampanye dan rapat umum,” katanya.

Terkait pembatasa dana kampanye, KPU Solo akan kembali mengundang pasangan calon dan timnya untuk menentukan batasan dana kampanye. Karena PKPU nomor 5 tahun  2017 tentang Dana Kampanye juga sedang dalam perubahan. Begitu juga dengan PKPU nomor 4 tahun 2017 juga sedang dalam perubahan.

"Jumat kemarin baru uji publik. Artinya KPU akan mengundang lagi untuk intensis sisa rentang waktu pembahasan pembatasan dana kampanye, lokasi kampanye dan tentang titik-titik pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) serta jumlah peserta kampanye," katanya lagi.

Selain itu, laporan harta kekayaan dari masing-masing calon juga akan diumumkan oleh KPK. Pengumuman tentang harta kekayaan tersebut bisa diakses publik sepanjang sudah melalui verifikasi.

"Yang berwenang mengumumkan KPK dan KPU hanya menerima tanda terima saja," katanya lagi.

Sementara itu, bakal calon Wali Kota Solo yang diusung PDIP, Gibran Rakabuming Raka mengaku siap mengikuti kampanye virtual.

"Sudah kami siapkan semuanya saat rapat untuk konsep nanti saja itu kan strategi kami. Yang jelas kampanye virtual tujuan tidak ada pengumpulan massa, warga tidak bergerombol," ujar putra sulung Presiden Joko Widodo itu.

Hal senada juga dikatakan rivalnya, Bagyo Wahyono. Dirinya mengaku siap melaksanakan kampanye.

"Persiapan kampanye, pertama otomatis kita nanti merapatkan barisan. Dibahas dulu sama tim, nanti seperti apa," kata Bagyo. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto