logo

Cuaca Ekstrem Terjadi Di Papua Barat Warga Diminta Waspada

Cuaca Ekstrem Terjadi Di Papua Barat Warga Diminta Waspada

Foto: Antara
06 September 2020 16:23 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - MANOKWARI: Cuaca ekstrem kembali terjadi di Papua Barat. Terkait itu, BMKG mengeluarkan peringatan kepada masyarakat setempat. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Provinsi Papua Barat yang berpotensi terjadi pada Sabtu (5/9) dan Ahad (6/9).

Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari, Denny Putiray di Manokwari, Jumat, menjelaskan, awan cumulunimbus berpotensi muncul di wilayah perairan Manokwari, Sorong Raja Ampat, Teluk Cenderawasih, Fakfak serta Kaimana.

"Selain hujan lebat, awan gelap ini juga dapat memicu kecepatan angin. Di wilayah perairan tentu dapat memicu ketinggian gelombang," ucap Putiray seperti dilansir Antara.

Ia menyebutkan, selain Papua Barat, awan cumulunimbus juga berpotensi besar muncul di perairan Biak dan Sarmi, Jayapura Provinsi Papua.

Dia mengingatkan masyarakat, terutama nelayan di wilayah Fakfak, Kaimana, Missol Raja Ampat, serta Sorong bagian Selatan lebih waspada. Kecepatan angin di beberapa wilayah itu diperkirakan bisa mencapai 20 knot atau 40 meter/jam.

"Dengan kecepatan angin 20 knot, tinggi gelombang kemungkinan bisa mencapai 2 meter. Untuk nelayan tradisional terutama yang menggunakan perahu-perahu kecil ini sudah sangat berbahaya," ujarnya lagi.

Khusus untuk wilayah Manokwari, ujar Putiray, secara umum pada Sabtu dan Ahad besok dipredikasi akan diselimuti awan. Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi pada Sabtu malam dan Ahad dini.

"Di Manokwari kecepatan angin bervariasi antara 6 hingga 15 knot dengan tinggi gelombang air laut antara 0,5 meter sampai 1,5 meter," kata Denny lagi.*
 

Editor : Gungde Ariwangsa SH