logo

Pandemi Covid-19, UWKS Wisuda 444 Mahasiswa Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, UWKS Wisuda 444 Mahasiswa Secara Drive Thru

Mereka yang menggunakan motor tetap ceria usai ikut prosesi wisuda drive thru di UWKS.
08 Agustus 2020 10:53 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Pandemi Covid-19 yang tak kunjung tuntas mulai banyak memicu kekecewaan para mahasiswa yang lulus tahun 2020. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) akhirnya berusaha mengakomodasi dilema yang dihadapi 444 mahasiswa lulusan pekan ini, dengan menggelar wisuda drive thru.

Menurut Rektor UWKS, Prof H Sri Harmadji, wisuda yang digelar secara drive thru ini tetap tidak menghilangkan esensi dari prosesi wisuda. "Yang lebih membanggakan, dari 444 wisudawan, 87 diantaranya lulus berpredikat cumlaude (dengan pujian-red)," ujarnya,  Sabtu (8/8/2020).

Kegiatan yang mengakomodasi prosesi kelulusan tanpa mengabaikan protokol kesehatan ini berlangsung sangat singkat. Para wisudawan turun dari mobil, diwisuda di loby D UWKS dan langsung masuk mobil kembali.

Hal yang sama juga berlaku bagi wisudawan yang datang ke lokasi acara menggunakan sepeda motor. Belasan petugas sudah siaga mengambil alih kemudi bagi wisudawan yang datang sendirian.

Ratusan mobil harus antri masuk area kampus berdasarkan nomor urut. Mereka yang diwisuda kali ini masing-masing 20 orang dari Fakultas Teknik, 20 Fakultas Pertanian, 96 Fakultas Hukum dan 117 dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Termasuk 32 wisudawan Fisip, 21 Fakultas Bahasa dan Sains, 114 Fakultas Kedokteran dan 24 orang dari Fakultas Kedokteran Hewan. "Wisudawan terbaik jenjang S2 prodi Magister Agribisnis diraih  Fatchur Rozci (IPK 3,94) dan jenjang S1 dari prodi Ilmu Hukum oleh Mentari Putri Lijaya SH (IPK 3,87)," ujarnya.

Menurut Kepala BAK UWKS, Andi Aruji, acara yang diawali dengan pemeriksaan suhu tubuh ini memang didesain untuk mencegah penularan Covid-19. Setiap peserta, masing-masing hanya menghabiskan waktu maksimal 10 menit.

Pihaknya memastikan semua peserta wisuda sudah memahami prosedure yang harus dilakukan. Karena sebelumnya, panitia sudah memberikan tutorial wisuda di era pandemi ini, melalui youtube dan medsos kampus.

Salah satu wisudawan, Wismaya dari Fakultas Kedokteran mengaku puas dengan pihak kampus yang tetap menggelar prosesi wisuda meski dengan cara yang berbeda. "Kendalanya, orang tua tidak bisa melihat langsung. Tapi mau bagaimana lagi, Pandemi Covid-19 masih berbahaya" ujarnya.

Ungkapan senada disampaikan Brian Amaludin yang datang ke lokasi wisuda drive thru, diantar temannya menggunakan sepeda motor. Mahasiswa asal Gresik ini mengaku beruntung tetap ada upacara wisuda sebagai penanda selesainya perjuangan menggali ilmu hukum selama bertahun-tahun di perguruan tinggi tersebut.***