logo

KAI Daops 8 Tambah 6 Perjalanan Kereta Api

  KAI Daops 8 Tambah 6 Perjalanan Kereta Api

04 Agustus 2020 16:31 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya menambah enam perjalanan KA Jarak Menengah/Jauh, selama Agustus 2020. Upaya itu dilakukan untuk merespon jumlah penumpang KA yang belakangan semakin meningkat.

Menurut Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, sebelumnya keenam perjalanan kereta itu dihentikan sementara operasionalnya akibat pandemi Covid-19. “Kereta Api tersebut kami operasikan lagi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya, Selasa (4/8/2020).

Keenam Kereta Api yang sempat dihentikan sementara operasionalnya itu adalah Argo Bromo Anggrek (Surabaya pasarturi – Gambir (Jakarta)/pp), KA Harina (Surabaya Pasar Turi – Cirebon - Bandung/pp),  KA Matarmaja (Malang – Pasar Senen/pp), dan KA Pasundan(Surabaya Gubeng –Kiracondong(Bandung) /pp). Termasuk KA Wijayakusuma (Surabaya Gubeng - Cilacap/pp) dan KA Wijaya Kusuma (Surabaya Gubeng  – Ketapang/pp).

Seiring dengan pengoperasian KA tersebut, pada Agustus 2020 ini terdapat 51 perjalanan KA Penumpang yang beroperasi. Jumlah itu terdiri dari 36 KA Lokal dan 15 KA Jarak Menengah/Jauh. Sementara sebelum pandemi, di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terdapat 86 KA yang beroperasi yang masing-masing terdiri dari 41 KA Jarak Menengah/Jauh dan 46 KA Lokal.

Pada Bulan Juli 2020, PT KAI Daop 8 Surabaya telah melayani 111.008 penumpang terdiri dari 20.993 penumpang KA  jarak Menengah/Jauh dan 90.015 penumpang KA Lokal. Jumlah tersebut  naik 62,5 % dibandingkan dengan volume penumpang pada bulan Juni 2020 sebesar 69.426 penumpang yang terdiri dari 5.936 penumpang KA Jarak Menengah/Jauh dan 63.490 penumpang KA Lokal.

Kenaikan volume pelanggan tersebut, diklaim sebagai bentuk kepercayaan masyarakat yang mulai tumbuh terhadap layanan KAI. Pihaknya meyakini,  peningkatan tersebut dipengaruhi oleh discount tiket, undian berhadiah, libur hari raya Idul Adha, penambahan jadwal perjalanan secara bertahap, dan hadirnya layanan Rapid Test Covid-19 dengan harga terjangkau di stasiun.

Hingga saat ini, penumpang KA Jarak Menengah/Jauh wajib menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan). Atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test.***

 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto