logo

Polisi Ringkus Kawanan Pemerkosa Janda Muda Bangkalan

 Polisi Ringkus Kawanan Pemerkosa Janda Muda Bangkalan

08 Juli 2020 22:23 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - BANGKALAN: Delapan tersangka pelaku pemerkosaan bergilir terhadap seorang janda muda di Bangkalan akhirnya diringkus aparat. Korban pemerkosaan berinisial S (21) itu sendiri akhirnya bunuh diri, karena tak kuat setelah diteror terus menerus oleh para pelaku.

Menurut Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra, dua dari delapan pelaku masih berusia di bawah umur. "Keduanya berinisial J (14) dan AR (17) berstatus pelajar dan beralamat di Kecamatan Tanjung Bumi Kecamatan Bangkalan," ujarnya, Rabu (8/7/2020).

Delapan tersangka yang diringkus aparat adalah MF atau F (21), AR (22), J alias C (14), MZ (20) dan AR (17) yang semuanya warga Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Sedangkan FR alias S (19), MR alias A (21), SA atau MS (25) berstatus warga Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan.

Seperti pernah diberitakan, korban dijemput oleh dua orang untuk berbelanja di sebuah minimarket. Saat dalam perjalanan pulang, mereka dihadang para pelaku yang mengaku sebagai keluarga korban.

Oleh para pelaku, korban di bawa ke atas bukit dan diperkosa secara bergiliran. Korban yang diteror setelah melaporkan kasusnya ke polisi itu, akhirnya nekat mengakhiri hidup dengan menenggak cairan pembersih lantai.

Menurut pelaku utama MR, aksi ini bermula saat mereka nongkrong bareng Jumat (26/6) dini hari sekitar pukul 01.00. Saat melihat korban dibonceng dua temannya melintas, MR mengajak teman-temannya untuk melakukan pengejaran. "Ada proyek, ayo kita kerjain," ujarnya.

Kawanan ini melakukan penghadangan dan mengusir paksa dua teman korban. Kawanan ini berhasil meyakinkan kedua teman teman korban, bahwa mereka merupakan keluarga yang sedang mencari-cari korban.

Korban yang akhirnya ditinggal sendirian itu, dibawa beramai-ramai ke atas bukit di Dusun Longkek, Desa Bandang Laok, Kecamatan Kokop. Korban tidak berdaya diperkosa secara bergiliran, karena tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya dipegangi oleh kawanan bejat tersebut.

Oleh polisi, para tersangka akan dijerat dengan pasal 285 KUHP dan 365 dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.***

 

Editor : Gungde Ariwangsa SH