logo

Covid-19 Terhangat: Indonesia Waspada, Kasus Positif 66.226, Penularan Terus Meningkat

Covid-19 Terhangat: Indonesia Waspada, Kasus Positif  66.226, Penularan  Terus Meningkat

07 Juli 2020 23:48 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA:  Terus bertambahnya kasus baru terpapar pandemi virus corona (Covid-19) per-hari di atas angka 1.000 membuat pemerintah melalui Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Kasus baru Selasa (7/7/2020) yang mencapai 1.268 orang bukan saja membuat jumlah positif di Indonesia menjadi 66.226 pasien namun juga menjadi indikasi pemularan virus ganas itu cendrung meningkat.

Peringatan waspada makin urgen lagi mengingat Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto juga mengemukakan, ada  lebih dari tiga belas ribu orang masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan atau PDP.  Potensi penularan pada orang dalam pemantauan (ODP) yang berjumlah 38.702 orang dan pengawasan yang ketat pada pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 13.471 orang.

Apalagi,  beberapa provinsi memiliki kecenderungan kasus positif meningkat. Kemudian  Covid-19 sudah menyebar di 456 wilayah administrasi kabupaten dan kota.

Jumlah 1.268 kasus baru itu didapatkan dari pemeriksaan 17.816 spesimen dari 10.675 orang yang diperiksa per hari. Artinya, satu orang bisa diperiksa spesimennya lebih dari satu kali. Total sudah ada 946.054 spesimen dari 562.750 orang yang diperiksa.

Berdasarkan sebarannya, setidaknya ada lima provinsi yang mencatatkan penambahan kasus dalam jumlah tinggi. Jawa Timur mencatat jumlah tertinggi dengan 280 kasus baru. Berikutnya, ada Sulawesi Selatan dengan 218 kasus baru. Kemudian, DKI Jakarta dengan 190 kasus baru, Jawa Tengah dengan 140 kasus baru, dan Jawa Barat 79 kasus baru.

Dalam periode yang sama, diketahui ada penambahan 866 pasien Covid-19 yang sembuh. Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan dengan polymerase chain reaction (PCR) hasilnya negatif virus corona. Dengan demikian, kini ada 30.785 pasien Covid-19 yang sembuh dan dianggap tak lagi terinfeksi virus corona.

Akan tetapi,  untuk pasien yang meninggal dunia Yurianto menyampaikan penambahan  68 orang. Sehingga, total pasien Covid-19 yang meninggal totalnya ada 3.309 orang.

Berdasarkan perkembangan data  itu  Yurianto mengimbau peran serta masyarakat dalam pengendalian penyebaran virus SARS-CoV-2.  “Peran serta masyarakat menjadi faktor penentu di dalam pengendalian ini,” ujar Yurianto dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Disebutkan pula, jumlah pengujian secara nasional baru mencapai 3.394 uji per satu juta penduduk. Angka tersebut merupakan angka rata-rata nasional, namun ada lima provinsi yang angka pengujian cukup tinggi. Lima provinsi dengan pengujian tinggi yakni DKI Jakarta 26.527 tes per satu juta penduduk, selanjutnya Sumatera Barat 9.124, Bali 8.870, Sulawesi Selatan 6.288 dan Papua 5.440. ***