logo

Kemenparekraf Salurkan Bantuan Untuk Pelaku Wisata Jateng

  Kemenparekraf Salurkan Bantuan Untuk Pelaku Wisata Jateng

Sektor wisata diharapkan segera menggeliat. (Foto: SK.id/Pudyo Saptono)
07 Juli 2020 17:22 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - SEMARANG: Para pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah mendapat bantuan sembako dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Sebanyak 38.270 paket sembako disalurkan untuk membantu pelaku usaha yang sedang terpuruk.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Rizki Handayani, pandemi Covid-19 telah menggerus hampir semua sektor pariwisata. Selain itu pelaku usaha ekonomi kreatif juga terdampak penyebaran virus asal Wuhan China ini.

"Sekitar 38 ribu paket sembako kami serahkan ke Jawa Tengah. Jumlah ini masih bisa bertambah, mengingat kemungkinan ada yang belum tercover," kata Rizki, Selasa (7/7/2020).

Paket sembako diberikan untuk semua pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan bantuan tadi diharapkan, mereka yang terdampak Covid-19 bisa terbantu.

"Semoga Covid-19 segera berakhir sehingga sektor pariwisata bisa kembali bergairah. Meski sudah ada beberapa yang buka, saya ingatkan agar selalu menjaga protokol kesehatan," tuturnya.

Penyaluran bantuan melibatkan petugas kepolisian untuk pendistribusiannya. Dengan cara itu, bantuan pasti sampai ke penerima tidak salah sasaran. Apalagi mereka telah mengantongi data pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak.

“Jadi aparat kepolisian membantu pendistribusian. Di semua provinsi kami melakukan hal serupa. Kelak polisi dari gudangnya ke Polres-Polres terus ke Polsek-Polsek, selanjutnya Polsek-Polsek menggerakkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengantarkan langsung kepada penerima, karena datanya sudah by name by address,” paparnya.

Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di kantor Gubernur Jateng. Selepas menerima bantuan, Ganjar secara simbolis melepas ratusan petugas Bhabinkamtibmas untuk menyalurkan bantuan kepada penerima.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto