logo

Covid-19 Terhangat : Jakarta Geser Jatim, Kasus Positif Tertinggi Lagi

Covid-19 Terhangat : Jakarta Geser Jatim, Kasus Positif Tertinggi Lagi

01 Juli 2020 16:02 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: DKI Jakarta kembali menjadi provinsi dengan penambahan terbanyak kasus baru pandemic virus corona (Covid-19) per-hari. Ditambah penambahan kasus baru dari 28 provinsi lainnya, Rabu (1/7/2020), secara nasional jumlah total positif juga kembali mencatat angka tertinggi.

Berdasarkan data dari Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jakarta mencatat jumlah terbanyak penambahan kasus baru per-hari dengan  217 orang. Jawa Timur yang dalam beberapa hari terakhir mencatat jumlah terbanyak, menurun ke posisi kedua dengan 185 kasus baru.

Kemudian ada lejitan dari Maluku Utara yang untuk pertama kali masuk empat besar terbanyak nasional dengan jumlah kasus baru di atas 100 pasien. Lima  provinsi terbanyak kasus baru dalam 24 jam terakhir, setelah Jakarta dan Jatim menyusul, Jawa Tengah dengan 173 kasus baru, Maluku Utara 147, dan Sulawesi Selatan 130.

Menurut Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, ada 29 provinsi yang melaporkan mencatat kasus baru. Dari penambahan itu secara nasional ada ada 1.385 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan ini menyebabkan kini ada 57.770 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020. "Kami mendapatkan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.385 orang, sehingga totalnya menjadi 57.770 orang," kata Achmad Yurianto. 

Jumlah 1.385 kasus baru pada periode ini menyamai rekor terbanyak dalam pencatatan kasus baru sebelumnya. Jumlah kasus baru kali ini sama seperti 27 Juni silam. Catatan itu juga menunjukkan penambahan kasus baru masih terus di atas angka 1.000 sejak 23 Juni lalu. 

Adapun kasus baru itu didapatkan dari pemeriksaan terhadap 21.738 spesimen dalam sehari. Dengan demikian, total spesimen yang telah diperiksa ada 825.636 spesimen dari pemeriksaan terhadap 492.318 orang. Ini berarti satu orang bisa diambil lebih dari satu spesimen. 

Dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Yurianto juga mengemukakan,  ada penambahan 789 pasien Covid-19 yang sembuh dalam sehari. Pasien ini dinyatakan sembuh setelah pemeriksaan dengan polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona. Dengan demikian, totalnya ada 25.595 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dan tidak terinfeksi virus corona. 

Dalam bagian lain Yurianto mengatakan  ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Ada 58 pasien yang tutup usia dalam periode 30 Juni-1 Juli 2020, setelah terpapar Covid-19. Dengan begitu, total pasien Covid-19 yang meninggal dunia ada 2.934 orang. 

Pemerintah memastikan kasus Covid-19 sudah tercatat di semua provinsi atau 34 provinsi di Indonesia. Secara khusus, sudah 451 kabupaten/kota yang terdampak penularan virus corona. Selain itu, pemerintah juga mencatat ada 45.192 orang yang saat ini berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Kemudian, diketahui ada 13.296 orang yang sekarang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). ***