logo

Transisi PSBB Jakarta Berlanjut Atau Tidak? Ini Jawaban Anies

Transisi PSBB Jakarta Berlanjut Atau Tidak? Ini Jawaban Anies

30 Juni 2020 23:53 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta akan berakhir Kamis (2/7/2020). Bagaimana selanjutnya? Diteruskan ataukah langsung beralih ke kebiasaan baru atau new normal? Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan jawaban begini. 

Anies Baswedan berjanji akan memberikan jawaban dalam waktu dekat. Dia bakal mengumumkan kepastian pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jakarta secepatnya.

"Insyaallah (PSBB transisi) kan sampai tanggal 2 Juli. Jadi berakhir tanggal 2 Juli, nanti akan kami umumin sebelum atau pas tanggal 2-nya," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Anies mengatakan saat ini pihaknya telah mengelaborasi data-data terkini ihwal penyebaran virus corona di Jakarta dalam masa PSBB transisi. "Justru sekarang itu datanya lagi diupdate yang terbaru supaya ketika kami mengumumkan dengan informasi yang akurat," ujarnya.

Anies beberapa kali menyatakan kasus positif harian corona di Jakarta cenderung menurun selama PSBB transisi. Kalaupun ada penambahan yang signifikan, menurut dia hal itu disebabkan tes PCR di Jakarta meningkat.

Di sisi lain, Anies mengaku khawatir terjadi lonjakan kasus positif virus corona selama PSBB transisi di Jakarta. "Sejauh ini selama seminggu terakhir kita sudah melakukan pemantauan. Yang dikhawatirkan adalah sesudah terjadi transisi lalu muncul lonjakan kasus," ujar Anies saat ditemui di kawasan Stasiun Sudirman, Rabu (17/6/2020) lalu.

Untuk saat ini dirinya dan jajaran Pemprov DKI bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 DKI, masih terus memutakhirkan data lapangan terhadap pelaksanaan PSBB masa transisi. Data tersebut yang nantinya sebagai bahan sekaligus pertimbangan, apakah meneruskan masa transisi atau mengembalikan Jakarta pada pembatasan-pembatasan.

"Justru sekarang itu datanya lagi diupdate yang terbaru, supaya ketika kami mengumumkan dengan informasi yang akurat," jelasnya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan positivity rate atau tingkat positif Covid-19 di ibu kota sempat berada di angka 3,8 persen selama dua hari, dengan rata- rata 5 persen. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta per Juni 2020, ibu kota saat ini memiliki kapasitas 4.556 tempat tidur dan 659 fasilitas ruang Intensive Care Unit (ICU) yang tersebar di 67 rumah sakit.

Jumlah faskes tidak seluruhnya terpakai, melainkan cuma 30-35 persen dari total kapasitas yang ada.
Selama satu pekan terakhir Pemprov DKI juga melakukan tes dengan rasio 2.116 tes per 1 juta penduduk.

Jumlah ini disebut 2,1 kali lipat dari rekomendasi WHO yang menargetkan 1.000 tes per 1 juta penduduk per pekan ketika pelonggaran berjalan. "Artinya, kita kerja makin terasa dampaknya," kata Anies Baswedan dalam video yang diunggah kanal YouTube Pemprov DKI, Jumat (26/6/2020).

Hingga Senin (29/6/2020), jumlah kasus positif corona mencapai 11.080 kasus. Dari jumlah tersebut, 6.118 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 636 orang meninggal dunia.

PSBB transisi berlaku diterapkan sejak 5 Juni 2020. Sejak itu sejumlah kegiatan yang dibatasi selama PSBB mendapat pelonggaran.

Beberapa di antaranya kegiatan ibadah termasuk salat Jumat kembali dibuka dan sejumlah perkantoran kembali beroperasi. Sepekan berselang atau pada 15 Juni giliran pusat perbelanjaan dan mal yang kembali diizinkan beroperasi. Pada 20 Juni, gliran taman dan tempat-tempat rekreasi yang diizinkan kembali dibuka.***