logo

Covid-19 Terhangat: Tutup Bulan Juni, Jatim Tertinggi Kasus Baru, Positif Dan Meninggal

Covid-19 Terhangat:  Tutup Bulan Juni,  Jatim Tertinggi Kasus Baru, Positif Dan Meninggal

30 Juni 2020 20:04 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Selasa (30/6/2020) yang merupakan penutup bulan Juni, Jawa Timur mencatat kasus baru di atas 300 sehingga daerah itu tetap terbanyak dalam penambahan pasien terpapar pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia. Selain itu Jatim juga tercatat teratas dalam jumlah meninggal dunia. 

Jatim dalam kurun waktu 24 jam,  mencatat 331 kasus baru sehingga jumlah positif di daerah itu menjadi 12.136 orang. Sedangkan jumlah meninggal di Jatim mencapai 893  setelah ada penambahan 30 orang. 

Untuk posisi lima teratas secara nasional dalam penambahan kasus baru, setelah Jatim menyusul DKI Jakarta  190 orang. Kemudian, ada Jawa Tengah dengan 153 kasus baru, Kalimantan Selatan dengan 106 kasus baru, serta Sulawesi Selatan dengan 89 kasus baru.

Jakarta juga berada di posisi kedua dalam jumlah total pasien positif yang mencapai 11.424 orang. Setelah itu Sulawesi Selatan 5.084, Jawa Tengah 3.833,  dan Jawa Barat 3.218.

Sedangkan untuk kasus sembuh secara total paling banyak ada di Jakarta dengan 6.512 orang. Setelah itu Jatim 4.012, Sulsel 1.839, Jabar 1.607 dan Jateng 1.159. 

Sementara itu untuk jumlah meninggal dunia, Jatim juga tertinggi dengan  893 orang. Menyusul Jakarta 632 orang, Kalsel 189, Jabar 176, dan Sulsel 168.

Penambahan dari provinsi-provinsi itu ditambah daerah lainnya menurut data pemerintah melalui Gugud Tugas Perecepatan Penanganan Covid-19, secara total ada ada 1.293 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan total ada 56.385 kasus Covid-19 di Indonesia, sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020. "Kasus baru konfirmasi Covid-19 sebanyak 1.293 orang, sehingga total menjadi 56.385 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto

Adapun, jumlah 1.293 kasus baru didapatkan setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 21.515 spesimen dalam sehari. Total spesimen yang sudah diperiksa pemerintah hingga saat ini adalah 803.898 spesimen dari 477.318 orang. Artinya, satu orang bisa diambil lebih dari satu spesimen untuk pemeriksaan. 

Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, mengemukakan,  pada periode yang sama, diketahui ada penambahan 1.006 pasien Covid-19 yang sudah sembuh. Mereka dinyatakan sembuh setelah hasil pemeriksaan dengan polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan negatif virus corona. Dengan demikian, secara akumulasi ada 24.806 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dan tak lagi terinfeksi virus corona. 

Disebutkan pula,  masih ada penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Ada 71 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam periode 29 -30 Juni 2020. Sehingga, total pasien Covid-19 yang meninggal dunia ada 2.876 orang. 

Pemerintah mengonfirmasi bahwa semua provinsi atau 34 provinsi di Indonesia sudah mencatatkan kasus Covid-19. Secara rinci, ada 449 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang sudah terdampak penularan virus corona. Selain data kasus positif, pemerintah juga mengungkap jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Saat ini, diketahui ada 43.797 orang berstatus ODP dan 13.182 orang berstatus PDP. ***