logo

Stadion Manahan Jadi Venue Piala Dunia U-20, Solo Siapkan Lapangan Pendukung

Stadion Manahan Jadi Venue Piala Dunia U-20, Solo Siapkan Lapangan Pendukung

Stadion Manahan Solo
29 Juni 2020 23:46 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah akan mempersiapkan lapangan pendukung yang akan digunakan dalam Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. Hal ini menyusul telah ditunjuknya Stadion Manahan Solo sebagai salah satu tempat digelarnya Piala Dunia U-20 bersama Stadion Jakabaring Palembang, Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Kapten Wayan Dipta Bali.

"Kalau persiapan secara fisik tetap optimis bisa disiapkan maksimal. Anggaran menggunakan sebagian APBD bisa kita mulai awal tahun depan," jelas Wali Kota Sooo, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (29/6/2020).

Lapangan pendukung yang disiapkan adalah Stadion Sriwedari, lapangan Kottabarat, lapangan Banyuanyar, lapangan Sriwaru dan lapangan Karangasem.

"Kalau lokasi lapangannya sudah siap sebenarnya kalau tidak ada Covid sudah dibangun tahun ini," katanya.

Pihaknya yakin jika pembenahan lapangan pendukung bisa cepat diselesaikaj karena tidak terlalu berat. Jika pembangunana dilakukan bulan Juli maka awal tahun sudah selesai.

"Rencananya lapangan pendukung akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kalau Stadion Manahan sudah baik, lampu sudah siapkan sudah layak," jelasnya lagi.

Untuk persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tersebut pihaknya akan melakukan komunikasi lagi PSSI, untuk memastikan apa yang harus dilakukan Pemkot Solo dan PSSI. Rudy juga mengatakan Stadion Manahan akan dibuka tanggal 3 Juli mendatang saat peringatan HUT Bhayangkara.

"Dengan ditunjuknya Stadion Manahan, tentu bangga dan senang. Tapi saya juga minta kepada seluruh pecinta sepak bola dan suporter untuk menunjukkan perilaku berbudaya," ujarnya.

Harus menghargai kemenangan dan kekalahan. Selain itu juga harus bisa menjaga pertandingan berjalan lancar dan tidak boleh ada keributan.

"Jangan ribut lah, setiap kali pertandingan harus berjalan lancar dan tidak boleh ada keributan sehingga Piala Dunia bisa terlaksana dengan aman terkendali," pungkasnya.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH