logo

Meeting Virtual, Anggota Dewan Meksiko Tertangkap Tengah Telanjang

Meeting Virtual, Anggota Dewan Meksiko Tertangkap Tengah Telanjang

06 Juni 2020 06:38 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - MEXICO CITY: Seorang anggota dewan Meksiko terciduk saat tidak mengenakan busana alias topless saat menghadiri pertemuan video melalui aplikasi Zoom beberapa pekan lalu. Menurut media setempat, pertemuan tersebut dihadiri oleh 15 anggota dewan dari partai politik National Regeneration Movement. Meeting virtual dilakukan sebagai upaya bertemu dengan gubernur Bank of Mexico dan perwakilan media.

Anggota Dewan yang tertangkap topless ialah Martha Lucia Micher. Setelah berita tentang dirinya viral, waita 66 tahun itu tak mengelak. Ia mengakui gambar yang tersebar memang benar dirinya. Namun, ia mengaku itu benar-benar insiden yang tidak disengaja. Hal itu disebabkan ia tak paham betul dengan teknologi.

Untuk itu, Martha Lucia Micher memohon maaf atas kesalahannya, karena ia kurang pengetahuan teknologi. Ia menjelaskan terkait dirinya melepaskan pakaian saat kameranya masih aktif dalam sebuah surat terbuka.

"Kemarin sebuah insiden yang tidak menguntungkan terjadi selama pertemuan virtual dengan rekan anggota dewan tentang situasi ekonomi saat ini di Meksiko dan strategi untuk menghadapi new normal selama beberapa bulan mendatang," ujar Micher. 

"Dalam satu sesi, tanpa disadari dan ketika kamera komputer saya aktif, saya berganti pakaian dan menunjukkan tubuh telanjang saya. Saya terus berpartisipasi dalam sesi ini dan terima kasih atas telepon dari anggota dewan Alejandro Armenta Mier dan Ovidio Peralta Suarez, saya menyadari ,kesalahan saya." lanjutnya.

Setelah itu, Micher mengajukan permintaan maaf, dan mengatakan peristiwa itu hanya sebuah kecelakaan pada dirinya yang belum mengetahui komunikasi digital masa-masa ini.

Sayangnya, foto-foto Micher saat topless telah beredar di media sosial, hingga memicu beragam komentar mengenai penampilan dan fisiknya lewat meeting via Zoom.

Micher menjabat sebagai Presiden State Commision of Gender Equality menanggapi bahwa ia tidak malu bila tubuh toplessterekspos. Ia tidak malu menunjukkan bagian keintiman saat melakukan meeting, karena ia melakukan secara tidak sengaja.

Baginya anggapan seorang wanita hanya memamerkan tubuhnya dan memicu obyektifikasi berhasil ia patahkan.

"Saya seorang wanita berusia 66 tahun yang telah menyusui empat anak, tiga di antaranya adalah pria profesional dan bertanggung jawab. Saya merasa bangga dengan tubuh saya karena telah memelihara mereka," tulis Micher.

"Saya seorang wanita yang telah berjuang untuk kaum yang ditinggalkan selama hampir 40 tahun dan yang telah menduduki berbagai peran publik dalam komitmen kuat saya untuk membela hak asasi manusia. Saya seorang wanita yang tidak malu dengan tubuhnya, saya menyukainya dan saya jaga baik-baik," lanjutnya.

Banyak anggota dewan perwakilan dan politisi lain melakukan reetweet di Twitter dan diunggah di media sosial dengan menunjukkan dukungan mereka kepada anggota dewan tersebut.

"Mengingat serangan terhadapnya, produk kecelakaan selama pertemuan virtual. Kami mendukung persekutuan kami. Moral dan integritas akan selalu lebih kuat daripada keburukan dan penyerangan," ujar Ricardo Monreal Avila.

"Sampah itu bau di senat dan di media sosial. Perbedaan politik dan partai kita harus memiliki batasan," tulis Maria Elena Morena.

Hingga saat ini, belum ditemukan siapa yang mengambil dan membocorkan foto topless tersebut.

"Saya akan menyelidiki dan memberi sanksi kepada mereka untuk bertanggung jawab karena mengambil dan membocorkan foto-foto ini. Kekerasan yang menjadi sasaran kamu dan tidak bisa dibiarkan begitu saja," ujar Martha Tagle.

Editor : Gungde Ariwangsa SH