logo

Masih Adakah Gelombang Kedua Tersangka Jiwasraya?

Masih Adakah Gelombang Kedua Tersangka Jiwasraya?

Jiwasraya
23 Mei 2020 18:58 WIB
Penulis : Wilmar Pasaribu

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kapuspenkum  Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan bahwa gelombang pertama tersangka Jiwasraya kemungkinan disusul lagi dengan gelombang kedua. Sebab, pihaknya belum menghentikan pendalaman atas kasus mega korupsi tersebut.

“Belum tertutup kemungkinan gelombang baru tersangka baru. Penetapan  akan adanya tersangka lain atau baru  muncul dari fakta hukum dari  dalam proses persidangan. Kita ikuti saja perkembangannya, termasuk nanti hasil sidang terbuka untuk umum dan tidak tertutup kemungkinan barangkali ada pihak yang terlibat melawan hukum sehingga dapat ditetapkan sebagai tersangka," kata Hari di Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Dia tidak  merinci lebih lanjut apakah ada dugaan-dugaan pihak lain yang terlibat. Sementara, lima orang tersangka lainnya yang juga berkas perkaranya sudah dilimpahkan adalah eks Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; eks Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; eks Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro.

Tim jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung sudah menyelesaikan berkas dakwaan 5 tersangka kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dakwaan itu sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta.

Lima berkas yang dilimpahkan masing-masing atas nama tersangka mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro. Tim Kejaksaan Agung kini menunggu jadwal persidangan dari pengadilan.  "Lima berkas perkara tipikor Asuransi Jiwasraya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono.

Kapuspenkum  menyebut kelimanya didakwa dengan Pasal 2 atau Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP. Sementara khusus Heru Hidayat dan Benny Tjokro ditambahkan dakwaan kedua yakni pencucian uang Pasal 3 atau Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

 

 

Editor : Dwi Putro Agus Asianto