logo

Covid-19 Terhangat: Pasien Sembuh Hanya Naik 0,3%, Positif Menuju 21.000

Covid-19 Terhangat: Pasien Sembuh Hanya Naik 0,3%, Positif Menuju 21.000

Untuk sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.510 pasie, Jumat (22/5/2020)
22 Mei 2020 21:02 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pasien sembuh dari wabah virus corona (Covid-19) per hari Jumat (22/5/2020) hanya naik 0,3 % dari hari sebelumnya sehingga secara nasional menjadi di atas 5.000 orang. Namun penambahan kasus baru positif Covid-19 tetap tinggi sehingga jumlah total  di Tanah Air  mendekati angka 21.000. 

Menurut pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pasien sembuh menjadi 5.057 setelah ada penambahan 219 orang. Jumlah ini naik 0,03% dalam kurun waktu 24 jam sejak Kamis (21/5/2020) pukul 12.00 WIB. Pasien yang dipastikan sembuh berdasarkan dua kali hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) yang memperlihatkan negatif virus corona. 

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi Jumat (22/5/2020), menyatakan, untuk sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta tertinggi yakni 1.510 pasien. Kemudian Jawa Barat 432, Sulawesi Selatan 417, Jawa Timur sebanyak 413, Bali 284, dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 5.057 orang.

Untuk kasus meninggal ada penambahan 48 pasien sehingga menjadi 1.326 orang. Jumlah yang meninggal dunia ini 6,4% dari pasien terkonfirmasi poditif. Hanya naik 0,1 % dari sehari sebelumnya. 

Pemerintah mencatat jumlah penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 634 orang sehingga totalnya menjadi 20.796. “Kasus konfirmasi Covid-19 meningkat sebanyak 634 orang, sehingga totalnya menjadi 20.796,” ujar Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 229.334 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 69 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 35 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 145 lab. Secara keseluruhan, 168.969 orang telah diperiksa dan hasilnya 20.769 positif dan 148.173 negatif.

Kemudian untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 47.150 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 11.028 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 395 kabupaten/kota di Tanah Air.

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas, lima provinsi angka kasus positif terbanyak adalah Jakarta dengan total kasus 6.400 disusul Jawa Timur sebanyak 3.129 Jawa Barat 2.002, Jawa Tengah 1.234, Sulawesi Selatan 1.201 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 20.796 orang. ***


Sebaran Covid-19 Jumat (22/5/2020): 
Dunia:

Terkonfirmasi: 5.106.686
Sembuh: 1.951.459
Meninggal Dunia: 333.001

Indonesia:

Terkonfirmasi: 20,796 (+634 Kasus Baru)
Dalam Perawatan: 14,413 (69.3% dari Terkonfirmasi)
Sembuh: 5,057 (24.3% dari Terkonfirmasi)
Meninggal: 1,326 (6.4% dari Terkonfirmasi)
Orang Dalam Pemantauan (ODP): 47,150 
Pasien Dalam Pengawasan (PDP): 11,028 

Sebaran kasus baru: 
1. Jawa Timur: 131 kasus baru 2. DKI Jakarta: 99 kasus baru 3. Sulawesi Selatan 71 kasus baru 4. NTB: 54 kasus baru 5. Jawa Barat: 40 kasus baru 6. Kalimantan Tengah: 36 kasus baru 7. Papua: 27 kasus baru 8. Maluku: 22 kasus baru 9. Sumatera Selatan: 19 kasus baru 10. Sulawesi Utara 18 kasus baru 11. Jawa Tengah: 17 kasus baru 12. Kalimantan Selatan: 15 kasus baru 13. Banten: 15 kasus baru 14. Sumatera Utara: 12 kasus baru 15. Papua Barat: 9 kasus baru 16. Sulawesi Tenggara: 9 kasus baru 17. Kalimantan Barat: 7 kasus baru 18. Bali: 6 kasus baru 19. DIY: 5 kasus baru 20. Kalimantan Timur: 5 kasus baru 21. Lampung: 4 kasus baru 22. Gorontalo: 3 kasus baru 23. Maluku Utara: 2 kasus baru 24. Sumatera Barat: 2 kasus baru 25. Jambi 2 kasus baru 26. Riau: 1 kasus baru 27. Aceh: 1 kasus baru 28. Kalimantan Utara: 1 kasus baru 29. Kepulauan Riau: 1 kasus baru Total: 634 kasus 

Kasus Per Provinsi
 
 DKI JAKARTA
Jumlah Kasus : 6,301 (31.3%)
 JAWA TIMUR
Jumlah Kasus : 2,998 (14.9%)
 JAWA BARAT
Jumlah Kasus : 1,962 (9.7%)
 JAWA TENGAH
Jumlah Kasus : 1,217 (6.0%)
 SULAWESI SELATAN
Jumlah Kasus : 1,135 (5.6%)
 BANTEN
Jumlah Kasus : 753 (3.7%)
 SUMATERA SELATAN
Jumlah Kasus : 674 (3.3%)
 KALIMANTAN SELATAN
Jumlah Kasus : 557 (2.8%)
 SUMATERA BARAT
Jumlah Kasus : 436 (2.2%)
 NUSA TENGGARA BARAT
Jumlah Kasus : 410 (2.0%)
 PAPUA
Jumlah Kasus : 410 (2.0%)
 BALI
Jumlah Kasus : 374 (1.9%)
 SUMATERA UTARA
Jumlah Kasus : 273 (1.4%)
 KALIMANTAN TIMUR
Jumlah Kasus : 266 (1.3%)
 KALIMANTAN TENGAH
Jumlah Kasus : 254 (1.3%)
 DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Jumlah Kasus : 215 (1.1%)
 SULAWESI TENGGARA
Jumlah Kasus : 202 (1.0%)
 SULAWESI UTARA
Jumlah Kasus : 180 (0.9%)
 KALIMANTAN UTARA
Jumlah Kasus : 162 (0.8%)
 KEPULAUAN RIAU
Jumlah Kasus : 140 (0.7%)
 MALUKU
Jumlah Kasus : 135 (0.7%)
 KALIMANTAN BARAT
Jumlah Kasus : 133 (0.7%)
 SULAWESI TENGAH
Jumlah Kasus : 117 (0.6%)
 PAPUA BARAT
Jumlah Kasus : 110 (0.5%)
 RIAU
Jumlah Kasus : 108 (0.5%)
 LAMPUNG
Jumlah Kasus : 101 (0.5%)
 MALUKU UTARA
Jumlah Kasus : 97 (0.5%)
 JAMBI
Jumlah Kasus : 89 (0.4%)
 SULAWESI BARAT
Jumlah Kasus : 86 (0.4%)
 NUSA TENGGARA TIMUR
Jumlah Kasus : 79 (0.4%)
 BENGKULU
Jumlah Kasus : 69 (0.3%)
 GORONTALO
Jumlah Kasus : 44 (0.2%)
 KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Jumlah Kasus : 36 (0.2%)
 ACEH
Jumlah Kasus : 18 (0.1%)
0.1% Tidak ada data provinsi