logo

Puluhan ODP Di Solo Menghuni Lokasi Karantina

Puluhan ODP Di Solo Menghuni Lokasi Karantina

Petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh warga Solo untuk memutus rantai penularan virus COVID-19
09 April 2020 22:30 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Sebanyak 73 Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah menghuni tempat karantina yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. ODP dengan gejala ditempatkan di Ndalem Joyokusiman sedangkan ODP tanpa gejala ditempatkan di Grha Wisata.

Termasuk pemudik yang tiba di Kota Solo, mereka langsung dibawa ke Grha Wisata dengan status ODP.

"Saat ini lebih dari 70 yang sudah ada di tempat karantina. Di lokasi karantina mereka juga diperiksa diambil darahnya untuk cek laboratorium kolesterol, gula darah, asam urat komplit," jelas Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan di Grha Wisata, Kamis (9/4/2020).

Pengecekan kesehatan itu dibutuhkan agar petugas kesehatan bisa langsung mengambil tindakan jika terjadi masalah kesehatan pada ODP tersebut.

"Dikarantina 14 hari dan jika ada masalah kesehatan langsung dirujuk ke rumah sakit. Tidak ada toleransi bagi pemudik harus masuk ke tempat karantina dulu," jelasnya lagi.

Rudy juga mengatakan tidak semua pemudik yang tiba di Solo bersedia untuk menjalani karantina di lokasi karantina. Bahkan ada pendatang dari Bandung yang akhirnya kembali lagi ke Bandung karena tidak mau menjalani karantina di Grha Wisata.

"Sebenarnya dia mau bekerja di Solo tapi karena tidak bersedia dikarantina 14 hari akhirnya dia memilih kembali ke Bandung tapi kita awasi apakah dia benar pulang lagi ke Bandung atau tidak," katanya.

Selain itu juga ada pendatang dari Surabaya yang juga menolak untuk dikarantin dan akhirnya yang bersangkutan memilih untuk kembali ke Surabaya.

"Tadi juga ada dari Bandung ternyata dia hanya menjemput ibunya. Akhirny la petugas menjemput ibunya dan kemudian kembali ke Bandung," katanya lagi.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ahyani, menambahkan dari 73 ODP tersebut, 70 diantaranya tidak bergejala dan tiga ODP bergejala. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH