logo

Tak Hanya Beritakan Krisis Corona, Wartawan Balai Kota DKI Salurkan Bantu Bagi Masyarakat Kecil Terdampak Wabah Covid-19

Tak Hanya Beritakan Krisis Corona, Wartawan Balai Kota DKI Salurkan Bantu Bagi Masyarakat Kecil Terdampak  Wabah Covid-19

Para wartawan peliput kegiatan Balai Kota-DPRD DKI membagina sembako, masker dan hand sanitazer kepada masyarakat kelas bawah yang terdampak akibat ktisis Corona, Kamis (9/4/2020).
09 April 2020 18:14 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id -  JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta akan dimulai pada Jumat besok (10/4/2020).

Anies meminta warga DKI untuk tertib mengikuti himbauan PSBB yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai langkah pencegahan penularan wabah Covid-19.

Menyikapi akan mulai diterapkannya PSBB di Jakarta, Koordinatoriat Wartawan Balai Kota -DPRD DKI Jakarta melakukan aksi peduli di lingkungan Balai Kota-DPRD DKI Jakarta. Balkoters,  panggilan wartawan Balai Kota-DPRD, membagikan bantuan pangan, hand sanitizer, masker, sabun, hingga penyemprotan disinfektan di Presroom Balai Kota-DPRD.

Aksi peduli itu dipimpin Ketua Koordinatoriat wartawan Balai Kota-DPRD DKI Jakarta, Sammy Edward Watimena bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang turut terlibat.

Bantuan tersebut dibagikan kepada jurnalis yang biasa meliput di Balai Kota-DPRD DKI Jakarta, para pekerja harian seperti Pamdal, pedagang asongan, ojek online dan pengguna jalan lain yang melintas di sekitar Balai Kota-DPRD DKI.

Sammy mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Balkoters terhadap sesama, terutama para wartawan yang mengharuskan tetap melaksanakan tugas di tengah merebaknya krisis virus Corona untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus kegiatan bersama rekan-rekan Balkoters yang meliput di Balai Kota ini. Wartawan harus terus sehat demi memberi informasi terkait wabah virus Corona ini," ujar Sammy menambahkan.

Menurutnya, banyak warga yang tidak bisa menjalankan bekerja di rumah atau work from home (WFH) karena harus mengais rejeki setiap harinya di lapangan.

Meski demikian, pihaknya tetap menghimbau agar warga yang tidak menjalankan WFH tetap melaksanakan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19 ini.

"Sama halnya dengan rekan-rekan Pamdal. Mereka juga diharuskan tetap bertugas jaga keamanan dan sangat perlu mendapat sarana penunjang seperti masker guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Abang-abang ojol dan semua pengendara yang masih berada diluar rumah juga tentunya harus mendapat perhatian," kata Sammy.

Sammy juga mengapresiasi kerja sama dengan pihak terkait. Seperti dukungan kepedulian dari PLN UID Jakarta Raya, PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Perumda Pasar Jaya, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi serta beberapa fraksi di DPRD DKI.

Kepala Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan mengatakan, aksi Balkoters Peduli merupakan bentuk kolaborasi dalam melawan penyebaran Covid-19.

Pihaknya mengapresiasi kepedulian wartawan dalam melindungi rekan kerjanya dan pekerja harian lain yang tidak menjalankan WFH. "Ini bentuk kolaborasi Jakarta. Dukungannya ada dari Dinas Lingkungan Hidup, perusahaan dan SKPD lain. Saya sangat mengapresiasi kepedulian wartawan untuk melawan wabah Corona di Jakarta ini. Saya harap, rekan-rekan jurnalis tetap menjalankan protokol kesehatan saat peliputan karena masyarakat membutuhkan informasi dari rekan-rekan semua. Tetap jaga kesehatan," katanya.

Editor : Gungde Ariwangsa SH