logo

Ditunjuk Sebagai Laboratorium Pemeriksa Covid-19, RS UNS Siapkan SDM

Ditunjuk Sebagai Laboratorium Pemeriksa Covid-19, RS UNS Siapkan SDM

Penyerahan bantuan APD kepada RS UNS dari IKA UNS
07 April 2020 22:59 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ditunjuk menjadi Laboratorium Pemeriksa Covid-19. Direktur RS UNS, Prof. Hartono, di sela acara serah terima bantuan 2 ventilator dan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) standar Covid-19 dari Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNS, Selasa (7/4/2020), mengatakan RS UNS menargetkan bahwa persiapan operasional Laboratorium ini bisa selesai pada minggu ini.

"RS UNS saat ini dengan dukungan penuh dari UNS, telah ditunjuk menjadi Laboratorium Pemeriksa Covid-19.  Kami targetkan minggu ini selesai persiapan dan segera mungkin beroperasi," jelasnya.

Menurut Hartono persiapan SDM pun sudah hampir selesai. Selain tim pelaksana yang sudah dimagangkan di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Yogyakarta, RS UNS juga telah merekrut 10 dokter baru untuk mengikuti pelatihan pelaksanaan swab.

Pelatihan swab tersebut akan dibimbing oleh Dokter Spesialis THT-KL RS UNS, serta  9 analis kesehatan dan para peneliti dari Fakultas Kedokteran (FK) UNS agar kapasitas Laboratorium RS UNS memadai, setidaknya untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

Sementara itu dalam acara tersebut Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengatakan pihaknya mengapresiasi atas bantuan yang diberikan IKA UNS kepada RS UNS senilai Rp600 juta.

"Kami berterima kasih kepada IKA UNS yang siap mendukung RS UNS menghadapi pandemi Covid-19. UNS juga telah menyalurkan sumbangan sedekah pulsa untuk 6.000 mahasiswa UNS yang terdampak Covid-19 dari IKA UNS senilai Rp 300 juta," jelas Jamal dalam acara yang dihadiri Sekretaris Jenderal IKA UNS,  Drs Bambang Dwi Wahyudi itu.

Dirinya juga mengapresiasi apa yang telah dilakukan DWP UNS, yang mencanangkan gerakan kepedulian melawan Covid-19. Hingga Senin (6/4/2020), dana yang telah dikumpulkan berjumlah Rp56 juta dan menjadi inspirasi bagi pimpinan UNS untuk membuka rekening gerakan UNS Peduli Covid-19 yang telah mencapai sebesar Rp176 juta.

Terkait penunjukkan RS UNS sebagai Laboratorium Pemeriksa Covid-19, sebelumnya Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Dikti (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Nizam, mengatakan saat ini sebanyak 13 RS PTN yang telah ditugaskan melakukan penanganan Covid-19. Sebanyak 7 RS PTN Badan Hukum (PTN-BH), serta 6 PTN Badan Layanan Umum (BLU), salah satunya UNS Solo. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH