logo

Kemensos Distribusikan 200 Ribu Paket Sembako Untuk Pekerja Sektor Informal

 Kemensos Distribusikan 200 Ribu Paket Sembako Untuk Pekerja Sektor Informal

Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kemensos Grace P Batubara (ketiga dari kanan), secara simbolik serahkan bantuan.(foto,ist).
07 April 2020 21:54 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kementerian Sosial (Kemensos) mendistribusikan 200.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. Paket sembako dan makanan siap saji itu disalurkan untuk para pekerja infornal wilayah zona merah Covid-19 di DKI Jakarta.

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, di Jakarta, Selasa (7/4/2020) menyatakan, bantuan disalurkan sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Seperti diketahui, dampak Covid-19 membuat sektor informal kehilangan mata pencaharian sehingga memerlukan bantuan.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, diharapkan dengan bantuan ini, mereka mendapatkan dukungan kebutuhan sehari-hari. Dengan demikian, keinginan mereka untuk mudik ke kampung halaman jadi berkurang Ini juga sebagai wujud #KemensosHADIR di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana," ungkap dia.

Distribusi bantuan sudah berjalan, yang secara simbolik dilepas oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kemensos Grace P Batubara, yang juga mewakili Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kabinet Indonesia Maju di Gedung Konvensi Kompleks Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2020).

Pendistribusian paket sembako rencananya akan dilakukan secara bertahap kepada para orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam perawatan (PDP), dan para pekerja informal seperti tukang ojek, buruh, pedagang kaki lima, dan sebagainya.

Sedangkan mekanisme pendistribusiannya, menurut Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), M. Syafii Nasution, dilakukan melalui Suku Dinas Sosial (Sudinsos) di masing-masing wilayah di DKI Jakarta.

"Nanti ujung tombaknya ada pada Suku Dinas Sosial, karena mereka sudah pegang data kelurahan yang sumbernya dari RT/RW. Mereka yang ODP, PDP, pekerja sektor informal, para pekerja harian, supir taxi, ojek online, mereka yang jadi target kami," tuturnya.

Setelah melalui Sudinsos, paket-paket tersebut nantinya akan disalurkan secara langsung melalui kepala desa/lurah setempat kepada masing-masing warganya yang telah terdata. Ditargetkan proses pendistribusian 200 ribu paket sembako ini akan berlangsung hingga dua minggu ke depan.

Editor : Gungde Ariwangsa SH