logo

Wantimpres Wakafkan Seluruh Gaji Selama Bencana Covid-19 Belum Taratasi

Wantimpres Wakafkan Seluruh Gaji Selama Bencana Covid-19 Belum Taratasi

Ketua Wantimpres, Jenderal (Purn) TNI Wiranto didampingi Anggota Wantimpres, HR Agung Laksono dan Putri K.Wardani dan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto memberikan keterangan pers terkait komitmen Anggota Wantimpres menyerahkan uang kehormatan untuk penanganan Pandemi Covid-19 (Ist)
07 April 2020 18:18 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Jenderal Wiranto dan seluruh Anggota Wantimpres, yakni Putri K. Wardani, Dato Sri Thahir, Arifin Panigoro, Jend Pol Sidarto Danusubroto, Agung Laksono, Mardiono Bakar, Soekarwo dan Habib Luthfi bin Yahya bersepakat menyumbangkan seluruh gaji masing-masing sampai dengan bencana Covid 19 ini berakhir.

"Dana yang terkumpul dari uang kehormatan tersebut diperuntukkan untuk membantu kemaslahatan tenaga medis seperti penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan tempat tinggal yang layak, memberikan masker kain dan vitamin kepada masyarakat, serta menyediakan nasi box untuk makan siang atau malam untuk para pekerja harian yang masih harus keluar rumah seperti pengemudi ojol, sopir angkot, asongan dan pemulung atau lainnya," kata Ketua Wantimpres Jenderal Wiranto di Kantor Wantimpres, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2020).

Menurut Wiranto, bencana wabah Covid-19 yang sudah menjadi pandemik global telah memporak-porandakan sendi-sendi kehidupan banyak negara, khususnya Indonesia. Kondisi yang dialami dalam hal korban nyawa, korban tenaga medis, serta mengakibatkan dampak ekonomi yang tidak kecil, baik bagi pelaku usaha maupun khususnya para pekerja harian yang pendapatannya turun drastis akibat kebijakan WFH (work from home) atau SFH (study from home) dalam rangka untuk mengendalikan penularan dan penyebaran virus mematikan ini.

"Kami percaya negara kita ini terbentuk dalam semangat kegotong-royongan yang diwariskan oleh para founding father kita, sebagai pejuang dan patriot Ibu Pertiwi. Berangkat dari rasa solidaritas dan bela rasa serta bela penderitaan untuk para saudara-saudara kami yang sedang merasakan pukulan yang hebat, kami yang diberi amanah sebagai Wantimpres bersepakat menyumbangkan seluruh gaji kami untuk penanganan Covid-19 " ujarnya.

Wiranto menjelaskan masing-masing Anggota Wantimpres mempunyai pilihan dan jalur masing-masing bagaimana cara membantu civil society, baik secara langsung maupun disalurkan melalui berbagai organisasi yang melakukan gerakan kemanusiaan.

Wiranto menyebut masing-masing Anggota Wantimpres, seperti Dato Thahir dan Putri K.Wardani memilih membagi-bagikan nasi box kepada pekerja ojol dan lainnya yang masih melakukan kegiatan untuk mencari nafkah. Bos Mustika Ratu juga itu juga berperan menyalurkan dana untuk organisasi yang aktif menyumbang APD dan vitamin untuk para dokter maupun para medis serta relawan sebagai garda terdepan penanganan virus Corona ini.

"Selain juga penyiapan dan pemberian sembako bagi saudara-saudara kita yang dirumahkan akibat imbas musibah ini," ucapnya.

Menkopolhukum Kabinet Kerja ini juga menyebut koleganya di Wantimpres, Mardiono Bakar telah berkomitmen menyumbangkan fasilitas kamar di kedua hotelnya untuk dihuni petugas medis yang bertugas di Serang, Banten.

"Saya sendiri, termasuk Jend Pol Sidarto, Pak Arifin Panigoro, Pak Agung Laksono, Pak Soekarwo, dan Habib Luthfi bin Yahya melakukan hal yang serupa melalui jaringan yang dimiliki masing-masing dari basis latar belakang kami di bidang masing-masing,"jelas Wiranto.

Jenderal Wiranto menegaskan bahwa tujuan dari langkah kecil ini adalah untuk mengajak semua komponen bangsa di seluruh Nusantara untuk bersolidaritas dan bergotong-royong berbagi dengan saudara-saudara yang saat ini perlu uluran tangan dan dukungan apa pun yang dimiliki sebagai satu bangsa satu kesatuan dan satu rahim Ibu Pertiwi.

"Bencana ini tidak akan meruntuhkan kita dan menyurutkan sebagai bangsa besar tetapi justru menguatkan tali persaudaraan kita di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keyakinan kita, Indonesia pasti bisa mengatasi tantangan ini bersama dan bangkit berjaya. Ayo kita bantu pemerintah untuk membantu semua komponen masyarakat. Tuhan menyertai Indonesia melewati cobaan ini. Insya Allah badai pasti akan berlalu," tandasnya***