logo

Ken Setiawan: Napi Teroris Tidak Perlu Pembebasan Terkait Pandemi Covid-19

Ken Setiawan: Napi Teroris Tidak Perlu Pembebasan Terkait Pandemi Covid-19

07 April 2020 16:42 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan memberikan tanggapan terkait wacana pembebasan narapidana (napi) yang sudah menjalani masa 2/3 tahanan kecuali napi teroris dan napi korupsi  akibat adanya pandemi Covid-19.

"Khusus napi teroris dan korupsi dianggap Extraordinary Crime dan sudah mendapat isolasi khusus, jadi tidak perlu pembebasan," kata Ken dalam keterangan tertulisnya yang diterima suarakarya.id pada Selasa (7/4/2020).

Berbeda dengan pidana umum yang menurut Ken bila sudah menjalani masa 2/3 tahanan layak mendapat pembebasan.

Disamping itu juga Ken melihat rutan pidana umum sudah tidak menampung atau over kapasitas penghuninya.

Jadi memang berbahaya bila ada satu pembesuk atau satu sudah terkontaminasi akan membahayakan yang lain.

Di sisi lain, menurut Ken,  napi teroris juga belum tentu mereka mau tanda tangan setia terhadap NKRI dan Pancasila sebagai syarat pembebasan itu.

"Namun demikian aparat tidak boleh lengah terhadap berbagai bentuk ancaman teroris, karena ideologi dan jaringan radikal masih tetap eksis," kata Ken mengingatkan.

Pemerintah perlu mengantisipasi propaganda simpatisan kelompok teror yang memanfaatkan momentum Covid-19 dengan dalih kemanusiaan untuk memaksa Pemerintah membebaskan napi teroris.

Seperti diketahui Ken pernah terlibat dalam organisasi terlarang NII. Untuk menebus kesalahannya yang kala itu menjerumuskan banyak orang dalam kelompok radikal, Ken memutuskan untuk mendirikan NII Crisis Center dimana menjadi pusat rehabilitasi bagi korban jaringan NII maupun organisasi radikal sejenis lainnya. ***