logo

Naek L Tobing, Dokter Ke-19 Yang Gugur Karena Terinfeksi Virus Corona

Naek L Tobing, Dokter Ke-19 Yang Gugur Karena Terinfeksi Virus Corona

Foto: Istimewa
06 April 2020 20:26 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan hingga Senin (6/4/2020) sore ini sudah 19 dokter yang gugur karena terinfeksi virus corona baru (Covid-19).

Dari 19 dokter tersebut, yang terbaru adalah dr Naek L Tobing yang dikenal sebagai ahli seksologi dan psikiater. Ia meninggal di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).

"Dr Naek L Tobing, SpKJ. meninggal dunia di RSPP setelah Swab test PCR Positive Covid-19," kata Humas Pengurus Besar IDI, Halik Malik saat dihubungi Antara, Senin sore.

Berikut nama-nama dokter yang meninggal dunia setelah terdiagnosis positif terinfeksi virus corona, menurut IDI:

1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (GB FK UGM)

2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)

3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)

4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)

5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jaksel)

6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)

7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)

8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)

9. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)

10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)

11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)

12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo. (IDI Jakpus)

13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)

14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)

15. DR.Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)

16. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangsel)

17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jaksel)

18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kab. Bekasi)

19. Dr. Naek L. Tobing, SpKJ meninggal di RSPP Jakarta (IDI Jakarta Selatan).

          Tim Audit

Selain corona, psikiater sekaligus pakar seksologi dr. Naek L. Tobing ternyata mengalami sakit kanker lambung stadium empat sebelum menghembuskan napas terakhirnya pada Senin pagi tadi.

Mendiang yang sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina sejak 29 Maret 2020 lalu terdiagnosis positif corona pada seminggu terakhir, ungkap Humas PB IDI, Halik Malik dalam pesan elektroniknya kepada Antara.

Menurut dia, mengutip pernyataan dr. Katrin, putri mendiang dr. Naek, pemakaman mendiang sang dokter dilakukan hari ini.

"Informasi yang kami terima masih sangat terbatas terkait kronologi penyakit dr Naek L Tobing. Dokter-dokter yang meninggal faktor risikonya berbeda-beda. Info yang ada beliau berisiko tinggi untuk mengalami sakit yang berat karena faktor usia dan riwayat penyakit kronis sebelumnya," kata dia.

Halik Malik mengatakan, PB IDI membentuk tim audit untuk menelusuri secara lengkap kematian dokter terkait virus corona. Dia mewakili IDI mengaku ikut berduka atas meninggalnya para dokter dalam menghadapi pandemi virus corona ini.

"Sekali lagi kami segenap dokter Indonesia berduka dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada dokter-dokter yang telah mendahului sejawat dalam menghadapi pandemi corona ini," kata dia.

Sebelumnya, humas RSPP Diana Santi juga mengabarkan informasi mengenai meninggalnya dr. Naek. Dia mengatakan, dr. Naek sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit sejak 29 Maret lalu.

Namun dia tak tak bersedia mengatakan penyebab meninggalnya dr. Naek karena menyangkut privasi pasien.

Naek Lumban Tobing lahir pada 14 Agustus 1940. Hingga menjelang tutup usia, dia masih aktif membahas edukasi mengenai organ reproduksi melalui laman media sosialnya. ***