logo

Wakot Hendi Dan Wawali Ita Plus Kader Banteng Parlemen Wakafkan Gaji Tangani Corona

Wakot Hendi Dan Wawali Ita Plus Kader Banteng Parlemen Wakafkan Gaji Tangani Corona

Ketua DPC PDI Perjuangan Hendrar Prihadi yang juga Walkot Semarang, Waket DPC PDIP, Hevearita G. Rahayu sebagai Wawakot Semarang serta Ketua DPRD Kota Semarang, Kadalusman saat ziarah bersama ke makam Proklamator RI dan Bapak Bangsa, Ir Soekarno (Ist)
05 April 2020 22:02 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - SEMARANG: Bukan karena ikut-ikutan para pejabat menyumbangkan gaji untuk penanganan pendemi Covid-19, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Hevearita G. Rahayu berkomitmen mewakafkan 3 bulan  100 persen gaji mereka untuk membantu penanganan dampak pandemi Covid-19.

Jauh dari musibah wabah Corona dua kader Marhaen ini dikenal cukup membumi dan dekat dengan akar rumput sebagai basis warganya di Kota Semarang. Bahkan karena kecintaan kepada pemimpin yang juga dicintai rakyatnya, apa yang dilakukan Hendi, panggilan akrab Walkot Semarang yang juga sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang pun diamini dan diikuti para kader Banteng terbaik lainnya di DPRD Kota Semarang.

Selain Walkot Hendi dan Wawakot Hevearita G. Rahayu yang disapa Ita, sebanyak 19 kader PDIP yang saat ini mendapat amanah sebagai anggota parlemen di Kota Semarang juga memastikan siap merelakan gajinya untuk membantu penanganan pandemi virus yang sudah menginfeksi sebanyak 2.273 orang per hari Minggu sore (5/4/2020) sesuai keterangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Ini sebagai bentuk darma bakti kader PDI Perjuangan Kota Semarang bagi masyarakat yang terkena dampak Corona," kata Hendrar Prihadi di Semarang, Minggu (5/4/2020)

Menurut kader terbaik partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini, gaji para kader partai yang menduduki posisi penting di lingkungan Kota Semarang untuk tiga bulan ke depan akan diberikan untuk membantu upaya penyebaran Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian maupun kesehatan masyarakat.

"Ini merupakan inisiatif kami yang sudah dikoordinasikan dengan seluruh pimpinan partai," ujar Hendi yang dikenal aktivis dan organisatoris ini. 

Jika memang dampak Corona belum juga selesai dalam tiga bulan ke depan, kata dia, kader PDIP tetap siap mendonasikan penghasilannya hingga permasalahan yang dihadapi ini tuntas.

Lebih lanjut dia menjelaskan gaji para kader PDIP ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan konkret dalam menghadapi pandemi ini, seperti pembelian alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis, hingga bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat.

Hendi mengungkapkan jika bantuan dari gaji yang diserahkan kader partainya akan dikoordinir oleh Wakil Ketua PDI Perjuangan Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Penanganan Covid-19 PDIP Kota Semarang.

"Kami membentuk tim yang diketuai oleh Bu Ita dan Bu Trifena sebagai Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kota Semarang, mulai mengumpulkan gaji hingga menjaga kerja tim tersebut agar tetap transparan dan profesional," jelas Hendi.

Perintah perihal gaji tersebut, diinstruksikan oleh Hendi kepada jajaran pengurus partai dalam rapat koordinasi. Bertempat di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, di Jalan Untung Suropati.

Pemberian 100% gaji itu disebut sebagai dharma bakti serta solidaritas PDI Perjuangan Kota Semarang kepada Kaum Marhaen sebagai prioritas dan nafas kejuangan partai, yang saat ini terkena dampak penyebaran virus Corona, baik dari sisi medis, juga ekonomi.

Kader PDI Perjuangan sendiri saat ini mendominasi sejumlah jabatan strategis di Kota Semarang. Total ada 21 kader Banteng Moncong Putih Kota Semarang yang sepakat mengikhlaskan gajinya untuk penanganan Covid-19, 2 kader di eksekutif, dan 19 kader di legislatif.

Selain Ketua PDI Perjuangan Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) yang menduduki posisi Wali Kota Semarang, kader PDI Perjuangan lainnya diantaranya juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita), Ketua DPRD Kota Semarang Kadalusman (Pilus), Ketua Komisi A Fajar Rinawan, Ketua Komisi B Joko Susilo, Ketua Komisi C Rukiyanto, dan Wakil Ketua Komisi D Rahmulyo***

Editor : Gungde Ariwangsa SH