logo

Kabupaten Sorong, Hanya Pengguna Masker Boleh Belanja Di Toko

Kabupaten Sorong, Hanya  Pengguna Masker  Boleh  Belanja  Di Toko

Penjual Bahan Pokok Di Kabupaten Sorong/Foto: Andre TV Sorong
26 Maret 2020 12:24 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AIMAS: Mencegah penyebaran virus  Corona (Covid-19) di Aimas, ibu kota Kabupaten Sorong, penjual  bahan pokok (Bapok) meminta  hanya pemakai  “masker”  saja  bisa masuk berbelanja di toko.

 Di dalam toko, pembeli diimbau pula untuk  mengindahkan social distancing (pembatasan interaksi dengan disiplin) atau menjaga jarak antar pembeli , sehingga tak terjadi kontak misalnya antara yang sakit dan mereka yang sehat.

Disiplin ini  diterapkan  mencegah penyebaran virus Covid-19 yang makin  membahayakan  kesehatan orang banyak.

 “Karena  itu, kami minta pembeli juga mengindahkan aturan yang kami terapkan. Seperti menjaga jarak di dalam toko  serta  pembeli harus menggunakan masker,”kata Djasmin, salah satu penjual Bapok kepada  suarakarya.id, di Aimas ibu kota kabupaten Sorong, Kamis (26/3/2020).

Menurut Djasmin, social distancing, benar-benar diterapkan warga Aimas, kabupaten Sorong. Itu, dilakukan  berkat “publikasi keliling” yang digelar Humas kabupaten Sorong  di alun-alun Aimas dan sejumlah  lokasi yang dilalui warga Sorong beberapa hari lalu.

Dikatakannya, mengenai kerumunan warga Aimas, belakangan ini,  ditiadakan mulai dari kegiatan  ulang tahun, pengajian dan  kesibukan  lainnya yang  digelar  secara rutin  sebelum ini.

“Berkat imbauan  Pemerintah Kabupaten Sorong melalui “publikasi” social distancing dan aturan  terkait pencegahan  penyebaran virus Covid-19. Dan, berbagai  imbauan  yang digelar Humas kabupaten Sorong membuat warga menyadari betapa bahayanya  virus Covid-19 itu bagi kesehatan manusia,”kata Djasmin.

Bupati  Sorong, Dr. Johny Kamuru, M.Si, dalam berbagai kunjungan kerja ke lapangan, mengimbau warga agar tetap mewaspadai  penyebaran Covid-19 yang mematikan itu.

”Warga kami imbau tinggal di rumah dan tidak mengadakan interaksi  secara berkelompok  karena itu menyuburkan  penyebaran Virus Covid-19. Masyarakat diminta menjaga kesehatan dan kebersihan diri juga  lingkungan  serta  menjaga jarak  agar memutus rantai  penyebaran penyakit mematikan itu,”ujar Bupati Johny Kamuru. ***

Editor : Markon Piliang