logo

Manajemen dan Karyawan BPJAMSOSTEK Donasikan Sebagian Gaji Untuk Penanganan Covid-19

Manajemen dan Karyawan BPJAMSOSTEK Donasikan Sebagian Gaji Untuk Penanganan Covid-19

26 Maret 2020 12:13 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: BPJAMSOSTEK menginisiasi program donasi sukarela untuk membantu fasilitas dan alat bantu kesehatan  bagi para tenaga medis yang menangani kasus Covid-19.

Mereka memutuskan menyumbangkan 10% gaji selama 2 bulan periode Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk membantu mengatasi penyebaran virus tersebut.

Menurut Direktur Umum dan SDM BPJAMSOSTEK, Naufal Mahfudz, keputusan itu diambil dalam Rapat Gabungan Dewas dan Direksi yang digelar Jum'at lalu. "Kami memutuskan menyumbangkan 10% dari gaji kami selama 2 bulan. Dan akan kami lanjutkan jika masih dibutuhkan," ujarnya, Rabu (26/3/2020).

Bantuan terhadap penanganan Covid-19 ini diklaim sebagai bentuk implementasi dari nilai budaya BPJAMSOSTEK berupa kepedulian. Program ini sekaligus merupakan wujud nyata dukungan mereka pada upaya pemerintah menuntaskan kasus ini.

Menurut Naufal, gerakan moral ini akan diikuti oleh seluruh pegawai BPJAMSOSTEK yang berjumlah 6.100 orang di seluruh Indonesia. Pihaknya juga telah mengumumkan kepada seluruh karyawan, agar ikut berpartisipasi dalam gerakan moral ini.

Program itu sendiri  akan dimulai pada bulan ini juga. Rencananya, dana donasi itu akan digunakan untuk membantu penanganan Covid-19, di antaranya bantuan berupa perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) untuk para pahlawan kemanusiaan seperti tenaga medis yang terlibat dalam penanganan kasus tersebut.

Donasi itu juga akan digunakan untuk bantuan alat kesehatan dan rapid test, hingga sembako bagi para pekerja rentan yang mengalami kesulitan akibat penyebaran virus ini. "Kami berharap dana ini bermanfaat untuk penanganan Covid-19 dan kita berdoa semoga wabah ini dapat segera diatasi," ujarnya.

Penuntasan virus ini diharapkan bisa menjadikan suasana kembali normal. Sehingga BPJAMSOSTEK bisa kembali melayani seluruh pekerja Indonesia dan melanjutkan membangun negeri ini.***

 

 

Editor : Laksito Adi Darmono