logo

Penumpang Dan Kapal Di Pelabuhan Waisai Disemprot Cairan Disinfektan

Penumpang Dan Kapal Di  Pelabuhan Waisai Disemprot Cairan Disinfektan

Penumpang Kapal Disemprot Cairan Disinfektan dan Pemeriksaan Suhu Badan Dengan Digital Thermometer/Foto:Humas Kabupaten Raja Ampat
25 Maret 2020 18:51 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - WAISAI:  Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Petugas Kesehatan atau Tim Pencegahan Virus Covid-19 di Pelabuhan Waisai, ibu kota Raja Ampat, Rabu (25/3/2020), menyemprotkan cairan disinfektan ke tubuh penumpang dan kapal  yang baru tiba  di pelabuhan ini.

Selain disemprot disinfektan, satu-persatu penumpang  juga diperiksa suhu tubuh  menggunakan  digital thermometer  dan diberi hand sanitizer.

Pihak Dinas Perhubungan Raja Ampat, menyatakan, peraturan ini diberlakukan untuk semua penumpang. Baik, yang baru tiba dari Waisai, maupun yang akan pergi ke wilayah lain.

“Hal  ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19, terutama para penumpang yang baru datang dari daerah lain,”kata dr. Rosendra, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Raja Ampat.

Dikatakannya, untuk Kabupaten Raja Ampat hingga Rabu (25/3/2020), bertambah jumlah  pasien  ODP (Orang Dalam Pemantauan) menjadi 8 orang dari sebelumnya  4 orang.

“Untuk diketahui, bahwa menentukan  seseorang masuk OPD atau lainnya, itu berdasarkan ketentuan  Kementerian Kesehatan RI. Jadi, orang-orang yang masuk kategori ODP itu seperti ada batuk  dan pilek. Terus, demam atau riwayat demam dan sesak nafas dan juga punya riwayat berkunjung ke daerah pandemik Covid-19,”katanya.

Karena itu, lanjutnya, sekarang masyarakat juga  diminta ikut berperan untuk memutus rantai penyebaran virus mematikan  ini.

Pemerintah mengimbau warga, tidak  melakukan kegiatan  melibatkan banyak orang yang berkerumunan. “Pasalnya, kita tidak tahu apakah sekian banyak orang itu salah satunya  penderita  penyakit  virus mematikan itu atau tidak,”katanya.

Di samping itu, warga juga diimbau menghindari orang  yang batuk dan pilek di sekitarnya. Dan, paling penting juga, adalah cuci tangan dengan sabun ketika tiba di rumah. Jangan, lanjutnya, memegang apa pun sebelum mencuci tangan dengan sabun  di air yang mengalir. (Dikutip dari Facebook Humas Kabupaten Raja Ampat).  ***