logo

Bawaslu Solo Maksimalkan IT Untuk Koordinasi Pengawasan Tahapan Pilkada

Bawaslu Solo Maksimalkan IT Untuk Koordinasi Pengawasan Tahapan Pilkada

Ketua Bawaslu Solo Budi Wahyono
20 Maret 2020 18:03 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo, akan memaksimalkan penggunaan IT melalui video conference untuk melakukan koordinasi pengawasan di tingkat kelurahan dan kecamatan. Pengawasan tahapan Pilkada 2020 tetap bisa dilakukan meskipun saat ini Kota Solo masih ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona.

"Sesuai instruksi Bawaslu RI dan Bawaslu provinsi, pengawasan tahapan Pilkada 2020 tetap dilakukan tapi tetap memperhatikan upaya pencegahan dan antisipasi penyebaran virus Corona," jelas Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono, kepada wartawan di Solo, Jumat (20/3/2020).

Selain memaksimalkan penggunaan IT dalam pengawasan, Bawaslu Solo juga menunda semua kegiatan yang melibatkan banyak orang. Sedangkan untuk kegiatan rapat koordinasi dengan pengawas di tingkat kelurahan dan kecamatan menggunakan video conference.

Lebih lanjut, Budi mengatakan tahapan yang akan dilakukan Bawaslu adalah melaksanakan pengawasan verifikasi faktual (verfak) terhadap dukungan bakal pasangan calon berseorangan (bacaper). Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan personil dan strategi pengawasan dalam verfak yang dijadwalkan 26 Maret hingga 15 April mendatang.

“Saat ini kami tengah fokus membekali jajaran pengawas kami baik ditingkat kecamatan maupun tingkat kelurahan dalam hal pengawasan verifikasi faktual bacaper di Surakarta. Sesuai arahan Bawasprop Jateng maka bentuk pengarahan akan kita laksanakan dengan cara video conference," jelasnya lagi.

Sebanyak 54 panwaslu kelurahan akan diterjunkan mengawasi PPS yang melaksanakan verfak. Target dalam pengawasan tersebut adalah jajaran KPU kebawah dalan melaksanakan verfak.

"Sesuai mekanisme atau tata cara yang sudah ditentukan. Jangan sampai terjadi PPS dalam verfak tidak door to door dalam memverifikasi dukungan bacaper," katanya.

Budi juga mengatakan sebelumnya Bawaslu Kota Solo telah melakukan koordinasi dengan Bawaslu Propinsi Jawa Tengah melalui video conference. Dalam rapat koordinasi yang diikuti 35 Bawaslu kabupaten/kota di Jawa Tengah tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Fajar Saka meminta agar work from home tetap menjadi alternatif dalam kegiatan perkantoran Bawaslu saat ini. Hal ini menyusul belum adanya tanda-tanda akan meredanya virus Corona di wilayah Jawa Tengah. ***

Editor : Gungde Ariwangsa SH