logo

Waspada Covid-19, Pelabuhan Raja Ampat Perketat Pemeriksaan Penumpang

Waspada  Covid-19, Pelabuhan Raja Ampat Perketat Pemeriksaan Penumpang

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati,SE/Foto:Humas Pemda Raja Ampat
20 Maret 2020 11:02 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - WAISAI: Mencegah  masuknya virus corona atau Covid-19, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU), memerintahkan instansi terkait  memperketat prosedur penanganan masuknya kapal barang maupun penumpang dari lain  daerah masuk ke  Raja Ampat melalui pelabuhan setempat. 

“Penumpang dan barang  yang didatangkan  ke Raja Ampat melalui pelabuhan Waisai harus diperiksa dulu sebelum  masuk ke kota Waisai. Kapal itu baru bisa melakukan bongkar muat di dermaga jika sudah ada kepastian bahwa kapal berikut awaknya itu steril dari virus corona,” kata Bupati AFU ketika dihubungi suarakarya.id, Jumat  (20/3/2020). 

Berdasarkan data di pelabuhan Rakyat Sorong, kapal penumpang cepat tiap hari masuk  ke palabuhan Waisai. Sedangkan kapal-kapal barang yang  berasal dari pelabuhan Sorong  masuk Waisai, ibu kota kabupaten Raja Ampat, ada sekali dalam beberapa hari . 

Berdasarkan pedoman itu, Bupati AFU, menjelaskan, pihaknya  terus berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Maksudnya,  untuk melakukan upaya antisipasi masuknya virus corona melalui pelabuhan Waisai. 

Sementara itu, di Terminal Penumpang Pelabuhan Waisai, pemantauan dengan menggunakan pemindai suhu tubuh (thermal detector) terus diperketat. Terutama, bagi penumpang pelancong dari luar negeri mau pun wisatawan nusantara. 

“Kami sangat prihatin atas penyebaran virus corona, dan berharap masalah ini bisa segera teratasi,” ujarnya. 

Menurut Bupati AFU, sejak Januari lalu, pihaknya  mewajibkan seluruh staf operasional pada lini terdepan (frontline) di  pelabuhan Waisai  mengenakan masker, yang dijadikan masker standar pencegahan virus corona.

Mamang  ada penambahan prosedur operasional di lapangan. Tetapi hal ini harus dilakukan untuk memperkecil risiko penyebaran  penyakit menular berbahaya (Covid-19), itu ke warga saya  di Raja Ampat,”katanya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto