logo

Susuri Pantura Jawa, Mensos Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir

 Susuri Pantura Jawa, Mensos Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir

Mensos Juliarri P Batubara (kanan) didampingi Dirjen Linjamsos Harry Hikmat (tengah) dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (kiri) menyambangi korban banjir dengan perahu karet. (foto,ist)
27 Februari 2020 17:24 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - PEKALONGAN: Guna memastikan warga terdampak banjir tertangani dengan baik, Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara melakukan “safari' ke sejumlah daerah di Jawa Tengah (Jateng).

Di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda, Mensos mengecek titik-titik pengungsian, menyapa dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di tiga daerah di Jawa Tengah. Di tiap lokasi yang dikunjungi, Mensos senantiasa menghibur warga, memotivasi agar mereka sabar dan tabah, serta tentu saja menyalurkan bantuan untuk meringankan beban mereka.

Di tenda pengungsian, Mensos mengajak warga bergembira dan menyanyi. Seperti saat tiba di Posko Pengungsian dan Tanggap Darurat di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Rabu (26/2/2020) pagi, Mensos disambut nyanyian ‘selamat datang’ oleh puluhan pengungsi anak.

Di sini, Mensos bertemu dengan "Ksatria Baja Hitam", dan beberapa relawan yang mengenakan pakaian super hero. Bersama-sama, menghibur pengungsi. Di dalam tenda, Mensos menyempatkan diri untuk berjoget bersama anak-anak.

Kepada anak-anak dan pengungsi, Mensos minta mereka bersabar dan berdoa. “Sudah berapa lama di sini. Senang di sini atau di rumah. Tetap tabah dan sabar ya. Dan mari kita berdoa, semoga bencana ini segera berlalu,” ujarnya.

Mensos hadir didampingi Wali Kota Pekalongan M Saelany Machfudz, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Adrian Suez, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan Zainul Arifin, serta perwakilan Forkompimda. Dia lalu meninjau dapur umum dan para pengungsi yang ada di dalam gedung Stadion Hoegeng.

“Di sini kan ada 1.776 jiwa warga yang terdampak banjir. Jadi saya harus memastikan warga yang terdampak banjir tertangani dengan baik. Saya juga sudah serahkan bantuan tadi, mudah-mudahan cukup. Prinsipnya, berapapun kebutuhan pengungsi, kita akan cukupi,” tutur Mensos.

Di Kota Pekalongan, Mensos menyerahkan bantuan secara simbolik. Bantuan berupa beras senilai Rp705.272.500, bantuan logistik bencana alam Rp324.036.966, dan peralatan kebersihan Rp198.000.000. Total bantuan senilai Rp1.227.309.466. Selain Kota Pekalongan, Mensos juga menyapa pengungsi di Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.

Usai dari Stadion Hoegeng, dia dan rombongan menuju ke lokasi pengungsi di posko pengungsian di Masjid Pabrik PT Dupantex, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Di sini, Mensos menyempatkan diri bermain dengan anak-anak pengungsi korban terdampak banjir. bahkan bernyanyi bersama serta bagi-bagi hadiah. Anak-anak terlihat sangat antusias dan merasa terhibur.

“Saya hadir di sini mewakili pemerintah pusat. Intinya saya di sini untuk memberikan bantuan. Karena sesuai arahan Presiden Joko Widodo, negara harus hadir pada saat warga negaranya terkena musibah, dalam hal ini bencana banjir. Saya perlu memastikan, bahwa kebutuhan para pengungsi di Kabupaten Pekalongan telah tercukupi,” papar Mensos.

Pada Dupantex, dia menyampaikan apresiasi karena sudah memberikan tempat pengungsian, dan ikut membantu meringankan beban pengungsi. Di sini, Mensos menyalurkan bantuan total Rp476.561.054. Dengan rincian, Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 1 senilai Rp28.313.760, dan Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 sebesar Rp448.247.294.

“Bantuan dalam bentuk seperti selimut, kasur, makanan, lauk-pauk yang siap saji. Semoga bermanfaat,” kata Mensos.

Di Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jateng, Mensos kembali menyapa dan memotivasi pengungsi, agar tetap sabar dan tabah. “Semoga bencana segera berlalu, dan kita semua bisa beraktivitas kembali," ujarnya.

Di Kabupaten Pemalang, Mensos menyalurkan bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 1 sebesar Rp. 23.867.036 dan Bantuan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 sebesar Rp296.625.294. Sehingga, total bantuan Rp320.492.330. Logistik Tanggap Darurat Tahap 1 senilai Rp23.867.036 dan Logistik Tanggap Darurat Tahap 2 senilai Rp448.247.294. Sehingga, total bantuan untuk Kabupaten Pemalang sebesar Rp472.114.330.

Bantuan di antaranya berupa makanan siap saji dan kebutuhan lainnya seperti selimut, kasur dan tenda untuk mendukung penanganan terdampak banjir di Kabupaten Pemalang. Selain itu, di tiap posko bencana, Kementerian Sosial (Kemensos) juga mengerahkan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan makan setiap hari bagi korban banjir.

"Intinya kami ikut meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” kata Mensos. Dia juga berharap, pemerintah daerah lebih matang mengantisipasi bencana banjir.

Selain tiga kota yang memang sudah dijadwalkan, di akhir kunjungan kerja (kunker), Mensos memutuskan untuk menyapa juga pengungsi di Desa karang Linggar, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang. Mensos menyusuri rumah warga menumpang perahu karet didampingi Dirjen Linjamsos Harry Hikmat dan dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Di sini, secara simbolis Mensos menyerahkan bantuan dan membagikan biskuit kepada anak-anak di pengungsian. Mensos menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat tahap 1 sebesar Rp38.184.300, bantuan logistik tanggap darurat tahap 2 Rp251.938.784. Total bantuan sebesar Rp290.123.084.

Editor : Markon Piliang